Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 19:05 WIB
Bobotoh Diminta Serbu GBLA! Marc Klok: Di Bandung, Lawan Tidak Akan Dapat Apa-Apa! [Suara.com/Rahman]
Baca 10 detik
  • Pertandingan Persib versus Persija pada 11 Januari 2026 di GBLA hanya menjual 26.000 tiket karena faktor keamanan.
  • Manajemen Persib menerapkan penyesuaian harga tiket berdasarkan mekanisme *dynamic pricing* akibat tingginya minat penonton.
  • Kendala teknis aplikasi pembelian tiket disebabkan oleh lonjakan akses pengguna yang masif pada momen pertandingan besar.

Suara.com - Bobotoh antusias untuk menyaksikan langsung laga Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta, pada pertandingan kandang kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Jelang pertandingan pekan ke-17 kompetisi BRI Super League 2025/2026, Bobotoh sudah berburu untuk mendapatkan tiket.

Hal itu, terlihat dari tingginya permintaan tiket pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1/2026).

Tingginya permintaan tiket dan terbatasnya kuota penoton, membuat sebagian Bobotoh terpaksa gigit jari lantaran tidak mendapatkan tiket Persib vs Persija.

Menyikapi berbagai pertanyaan dan masukan dari publik, manajemen Persib menyampaikan sejumlah penjelasan di antaranya kuota tiket, penyesuaian harga, hingga kendala teknis yang sempat terjadi di aplikasi Persib.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, mengatakan pada pertandingan Persib vs Persija, Panpel hanya menjual sebanyak 26.000 tiket.

Head to Head Persib vs Persija [Suara.com]

Kuota tiket pertandingan tersebut, ditentukan berdasarkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta hasil koordinasi lintas pihak terkait.

Lebih lanjut Adhi menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan utama pada aspek keamanan dan kenyamanan penonton.

"Penetapan jumlah tiket ini bukan semata soal kapasitas, tetapi hasil koordinasi yang matang dengan berbagai pihak," kata Adhi, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Daftar Pemain Persija Jakarta yang Absen Hadapi Persib Bandung

"Faktor keselamatan, kenyamanan Bobotoh, serta pengelolaan arus masuk dan keluar stadion menjadi prioritas kami," ujar Adhi menambahkan.

Kemudian terkait adanya penyesuaian harga tiket, Adhi menjelaskan bahwa laga Persib melawan Persija masuk dalam kategori big match dengan tingkat animo yang sangat tinggi.

Dalam konteks tersebut, penyesuaian harga merupakan bagian dari penerapan dynamic pricing yang lazim digunakan dalam industri olahraga profesional.

"Dynamic pricing adalah mekanisme yang umum diterapkan, terutama pada pertandingan dengan permintaan yang sangat tinggi," ungkapnya.

"Di saat yang sama, big match juga membawa konsekuensi pada peningkatan biaya operasional," jelasnya.

Peningkatan tersebut menurut Adhi mencakup berbagai aspek, mulai dari pengamanan tambahan, pengaturan lalu lintas, penambahan steward, hingga kesiapan teknis dan layanan penonton di dalam stadion.

Load More