-
Persib Bandung ditahan imbang Persik Kediri 1-1 setelah gol menit akhir Muhammad Firly.
-
Bojan Hodak berencana melayangkan surat protes resmi terkait kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso.
-
Hasil imbang membuat Persib tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Super League.
Suara.com - Ambisi besar Maung Bandung untuk mengamankan poin penuh di markas Persik Kediri harus berakhir dengan kekecewaan mendalam.
Laga pekan ke-16 yang berlangsung di Stadion Brawijaya pada Senin (5/1) tersebut menyisakan luka bagi kubu tamu.
Meski sempat memimpin jalannya pertandingan, Persib Bandung terpaksa pulang hanya dengan tambahan satu poin di tangan.
Hasil seri ini secara otomatis menghambat langkah anak asuh Bojan Hodak untuk menguasai takhta tertinggi kompetisi.
Sorotan tajam pun tertuju pada kinerja pengadil lapangan yang memimpin jalannya duel sengit antarklub besar tersebut.
Juru taktik asal Kroasia, Bojan Hodak, secara terang-terangan mengungkapkan rasa ketidaksenangannya terhadap performa wasit Muhammad Tri Santoso.
Kekecewaan tersebut muncul setelah beberapa keputusan dianggap merugikan momentum kemenangan yang sudah di depan mata.
Tanpa banyak basa-basi, Hodak menegaskan bahwa manajemen tim akan segera mengambil langkah administratif berupa surat keberatan resmi.
"Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya, tentu saja kami akan mengirim surat [protes]. Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja," ujar Hodak setelah pertandingan dilansir dari situs resmi Persib.
Baca Juga: 6 Assist, 5 Gol! John Herdman Layak Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia
Sang pelatih memilih untuk membatasi komentarnya guna menghindari sanksi finansial yang mungkin dijatuhkan oleh operator liga.
Bojan Hodak terlihat sangat berhati-hati dalam menyusun kata agar tidak melanggar regulasi disiplin yang berlaku di kompetisi.
Ia menyadari bahwa kritik yang terlalu vulgar terhadap korps baju hitam dapat berdampak pada denda pribadi.
"Tidak bisa. Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji [denda]. Jadi saya tidak mau itu [komentari wasit]," ujarnya ketika ditanya soal detail kepemimpinan wasit.
Ketegasan Hodak ini menunjukkan betapa panasnya tensi pertandingan yang baru saja dilewati oleh skuad Pangeran Biru.
Meskipun demikian, data pertandingan mencatat beberapa insiden kunci yang mengubah arah permainan secara drastis di babak kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Striker Juventus: John Herdman Pelatih yang Bisa Mengubah Batu Jadi Berlian
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor 1 Spanyol
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Deretan Penghargaan Punya John Herdman Sebelum Tangani Timnas Indonesia
-
Kesaksian dari Ruang Analisis: John Herdman Bunglon Taktik yang Sulit Ditebak Lawan