- Insiden tendangan kungfu terjadi pada laga Liga 4 DI Yogyakarta antara UAD FC vs KAFI Jogja FC pada 6 Januari 2026.
- Tendangan brutal serupa juga menimpa pemain Perseta 1970 dalam Liga 4 Jawa Timur sehari sebelumnya, 5 Januari 2026.
- Keputusan wasit pada laga UAD vs KAFI hanya memberikan kartu kuning meskipun terjadi aksi kekerasan yang membahayakan.
Suara.com - Aksi kekerasan kembali mencoreng kompetisi Liga 4 musim 2025/2026. Setelah insiden serupa terjadi di Liga 4 Jawa Timur, kali ini tendangan kungfu brutal muncul dalam laga Liga 4 D.I. Yogyakarta antara UAD FC vs KAFI Jogja FC, Selasa (6/1/2026).
Insiden mengerikan itu terjadi pada menit ke-73 pertandingan yang digelar di Lapangan Sitimulyo.
Saat KAFI unggul 1-0, pemain KAFI bernomor punggung 2 secara tiba-tiba melepaskan tendangan kungfu ke arah wajah mendekati leher pemain UAD.
Aksi brutal tersebut membuat pemain UAD bernomor punggung 24 langsung terkapar kesakitan.
Insiden yang membahayangkan nyawa pemain itu ternyata dinilai wasit sebagai pelanggaran ringan. Wasit hanya mengganjar kartu kuning kepada pemain KAFI.
Tidak hanya itu, wasit juga tampak meminta pemain UAD untuk segera bangkit tanpa memanggil tim medis guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pertandingan pun dilanjutkan dengan cepat, dan pemain UAD yang menjadi korban masih bisa melanjutkan laga.
Meski demikian, potongan video insiden tersebut langsung viral di media sosial dan memicu kecaman dari publik sepak bola nasional.
Kasus Serupa di Liga 4 Jatim
Baca Juga: Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari
Sebelumnya, pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha yang jadi korban tendangan kung fu pemain Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi dalam kondisi sudah sadarkan diri, meski ia mengaku masih mengeluhkan rasa nyeri pada bagian dada.
Firman Nugraha menjadi korban tendangan kung fu yang dilakukan Muhammad Hilmi pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026) pukul 13.00 WIB.
Firman mengaku bahwa dadanya saat ini masih terasa sakit dan nyeri.
"Sampai sekarang dada saya masih sakit, nyeri," ucapnya seperti dilihat pada video unggahan akun Instagram emosijiwaku
Saat ditanya apakah Hilmi telah meminta maaf kepadanya, Firman mengatakan bahwa pemain Putra Jaya itu memang sudah meminta maaf namun terkesan tidak ada itikad baik.
"Sudah (minta maaf) tapi agak tidak ada itikad (baiknya)," ucap Firman.
Berita Terkait
-
Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari
-
Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar
-
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
-
Korban Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi di Liga 4 Buka Suara: Dada Masih Sakit dan Nyeri
-
Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top