Pelatih yang kini menginjak usia 50 tahun tersebut dijadwalkan menginjakkan kaki di Indonesia segera.
Ia akan tiba pada tanggal 11 Januari 2026 untuk memulai tugas beratnya bersama para pemain.
Agenda Pertemuan dengan Komite Eksekutif
Satu hari setelah mendarat ia dijadwalkan bertemu dengan jajaran pengurus teras federasi sepak bola Indonesia.
Herdman akan mempresentasikan secara mendetail rencana serta program kerja strategisnya di depan Exco PSSI.
Media Belanda menilai daya tarik utama pelatih ini bukan sekadar pada urusan teknis permainan saja.
Kekuatan tersembunyi yang ia miliki justru ada pada aspek psikologis dan kedekatan antar personal pemain.
Membangun mentalitas juara dinilai sebagai kebutuhan paling mendesak bagi para penggawa Skuad Garuda saat ini.
Analisis Taktik dan Mentalitas Pemain
Baca Juga: Jadi Rekan Setim Justin Hubner, Pemain Keturunan Jawa Bisa Dibujuk Gabung Timnas Indonesia
Voetbal Nieuws memberikan ulasan mendalam mengenai gaya bermain yang sering diterapkan oleh pelatih asal Inggris tersebut.
“Kekuatannya tidak hanya terletak pada kemampuan taktisnya.
Dia sering memilih formasi 3-4-2-1 yang fleksibel, tetapi terutama pada kemampuannya untuk memperkuat mental para pemain,” tulis Voetbal Nieuws.
Analisis tersebut menunjukkan bahwa fleksibilitas formasi menjadi senjata utama dalam menghadapi berbagai karakter lawan yang berbeda.
Penerapan sistem tiga bek diharapkan mampu membuat pertahanan Indonesia menjadi lebih solid dan sulit ditembus.
Selain itu media Belanda tersebut juga mengulas filosofi mendalam yang selalu dibawa oleh John Herdman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia