-
John Herdman berkomitmen penuh melibatkan banyak pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia.
-
Proses seleksi asisten pelatih lokal sedang berjalan dan segera rampung dalam tiga pekan.
-
Herdman ingin meninggalkan warisan berupa peningkatan kualitas SDM kepelatihan bagi sepak bola Indonesia.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmennya untuk melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan skuad Garuda.
Bagi Herdman, keberadaan juru taktik dalam negeri bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari visi jangka panjang yang ingin ia bangun bersama Timnas Indonesia.
Meski baru diperkenalkan sebagai pelatih kepala, Herdman memastikan proses penyusunan staf kepelatihan masih terus berjalan.
Ia membuka peluang luas bagi pelatih lokal untuk bergabung dan membantu perjalanan Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Saat ini, Herdman menyebut proses seleksi asisten pelatih lokal masih berlangsung dan diperkirakan rampung dalam waktu sekitar tiga pekan ke depan.
Hingga Selasa (13/1/2026), baru satu nama yang diumumkan secara resmi, yakni Cesar Meylan yang dipercaya sebagai pelatih performa fisik Timnas Indonesia.
"Kami akan melakukan beberapa penunjukan di sana. Saya belum bisa banyak bicara saat ini.Tetapi proses itu sedang berlangsung," kata John Herdman di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.
Tak hanya soal asisten pelatih, Herdman menegaskan bahwa dirinya ingin membangun tim pendukung yang solid dengan melibatkan sumber daya lokal dari berbagai bidang.
"Staf lokal, para analis, beberapa ahli ilmu olahraga, dan sebagainya, kami akan berkomitmen."
Baca Juga: John Herdman Siap Lanjutkan Naturalisasi, Cari Pemain Keturunan Inggris?
Bagi pelatih berusia 50 tahun tersebut, keterlibatan pelatih lokal memiliki makna yang lebih besar dari sekedar kebutuhan teknis.
Ia ingin memastikan kehadirannya di Timnas Indonesia meninggalkan dampak jangka panjang.
Pengalaman Herdman saat menangani Timnas Kanada menjadi pijakan filosofi tersebut.
Kala itu, ia bersama Meyland menjadikan pengembangan sumber daya manusia lokal sebagai prioritas utama.
"Selama saya di Kanada bersama Meyland, tujuan kami adalah mewariskan warisan, untuk memastikan bahwa kami, sebisa mungkin, menggunakan sebanyak mungkin orang (pelatih) lokal untuk memberi pengalaman mereka. Karena itu penting," tutur Herdman.
Herdman menegaskan bahwa warisan sejati seorang pelatih bukan hanya soal prestasi di lapangan, melainkan apa yang ditinggalkan setelah masa berakhirnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak