-
Carlos Perreira fokus membenahi kelemahan Madura United selama masa jeda kompetisi paruh musim.
-
Madura United bersiap menghadapi Persija Jakarta di JIS demi menjauh dari zona degradasi.
-
Evaluasi total dilakukan setelah Laskar Sape Kerrab menderita kekalahan beruntun di laga sebelumnya.
Lulinha dan rekan-rekannya membawa misi besar untuk segera merangkak naik ke posisi yang lebih aman.
Saat ini Madura United masih tertahan di urutan ke-14 pada klasemen sementara kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Koleksi 17 poin yang mereka kumpulkan didapat dari hasil melakoni 17 pertandingan sepanjang paruh pertama.
Situasi ini dianggap cukup mengkhawatirkan karena posisi mereka masih sangat dekat dengan jurang degradasi.
Target kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Carlos Perreira untuk mengamankan posisi mereka di liga.
Selisih poin Madura United dengan tim di zona merah saat ini tercatat hanya berjarak tujuh angka saja.
Keunggulan yang tipis ini membuat setiap pertandingan di putaran kedua akan terasa seperti laga final.
Pihak manajemen menekankan pentingnya konsistensi agar tim tidak semakin terperosok ke dalam situasi yang sulit.
Kekuatan lini pertahanan dan ketajaman lini serang menjadi dua aspek yang paling disorot dalam sesi pembenahan.
Baca Juga: Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Dukungan penuh dari suporter diharapkan menjadi suntikan moral tambahan bagi para pemain di setiap laga.
Tekanan semakin terasa setelah tim menelan pil pahit pada dua pertandingan penutup di putaran pertama.
Madura United gagal meraih poin saat dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 ketika menghadapi Persebaya Surabaya.
Kondisi semakin memburuk saat mereka harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dengan skor telak 0-3.
Dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol tersebut menjadi sinyal waspada bagi jajaran tim pelatih Madura United.
Oleh karena itu, penyelesaian akhir kini menjadi salah satu menu latihan wajib bagi para penyerang tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak