Bola / Bola Indonesia
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:16 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Bulgaria dirumorkan akan menjadi lawan Timnas Indonesia dalam FIFA Series yang berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026.
  • Dalam lima laga terakhir, Bulgaria menunjukkan performa sulit dengan hanya meraih satu kemenangan dan empat kekalahan signifikan.
  • Statistik menunjukkan Bulgaria tumpul di lini depan, hanya mencetak tiga gol namun pertahanan mencatat empat kali nirbobol.

Suara.com - Bulgaria dirumorkan bakal jadi lawan Timnas Indonesia era John Herdman pada FIFA Series 2026 yang berlangsung pada Maret mendatang.

Menurut laporan dari media Bulgaria, tim dengan julukan The Lions itu akan berpartisipasi di turnamen FIFA Series yang berlangsung pada 23 sampai 31 Maret 2026.

Menarik untuk melihat statistik Bulgaria, apakah mereka layak untuk ditakuti oleh Timnas Indonesia?

Atau justru John Herdman mampu membawa kemenangan untuk Timnas Indonesia?

Dikutip dari uefa.com, Bulgaria masih kesulitan menemukan konsistensi performa berdasarkan rangkuman statistik terbaru.

Dari lima laga terakhir, Bulgaria hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara empat pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Catatan ini menegaskan bahwa Bulgaria masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama di sektor serangan.

Skuad Timnas Indonesia. (Instagram/pssi)

Tumpul di Depan Gawang

Dalam lima pertandingan, Bulgaria hanya mencetak tiga gol atau rata-rata 0,5 gol per laga, sebuah angka yang jauh dari ideal.

Baca Juga: Jadi Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Ternyata Eks Persipura dan Asisten Skuad Garuda

Mayoritas gol tercipta dari dalam kotak penalti (2 gol), sementara satu gol lainnya berasal dari luar kotak.

Seluruh gol dicetak menggunakan kaki kanan, tanpa kontribusi dari kaki kiri maupun sundulan kepala.

Dari sisi peluang, Bulgaria mencatat 20 tembakan tepat sasaran, 21 tembakan melenceng, dan 13 tembakan yang diblok.

Namun, efektivitas serangan masih rendah dengan hanya satu peluang emas yang benar-benar tercipta.

Situasi penalti pun belum maksimal, karena dari satu penalti yang didapat, satu di antaranya gagal dieksekusi.

Penguasaan Bola dan Distribusi Cukup Stabil

Load More