- Seruan boikot Piala Dunia 2026 ramai di media sosial karena kekhawatiran keamanan di Amerika Serikat sebagai tuan rumah.
- Mohamad Safa, direktur organisasi dengan status PBB, mengklaim membatalkan tiket karena AS dinilai tidak aman bagi turis.
- FIFA menyatakan tiket yang sudah dibeli tidak dapat dibatalkan atau dikembalikan uangnya, sementara panitia fokus pada kesiapan acara.
Suara.com - Gelombang seruan boikot terhadap Piala Dunia 2026 ramai diperbincangkan di media sosial.
Tagar #BoycottWorldCup menjadi viral, dipicu kekhawatiran soal keamanan di Amerika Serikat, salah satu tuan rumah turnamen bersama Meksiko dan Kanada.
Sejumlah warganet menyatakan tidak akan menghadiri ajang empat tahunan tersebut, bahkan mengklaim telah membatalkan rencana perjalanan mereka.
Salah satu suara paling vokal datang dari Mohamad Safa, Direktur Eksekutif Patriotic Vision (PVA) yang memiliki status khusus di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Melalui akun X, Safa mengaku telah membatalkan tiket Piala Dunia 2026 miliknya.
Ia menyebut Amerika Serikat tidak lagi aman untuk dikunjungi oleh wisatawan asing.
“ICE bisa saja menganggap saya anggota geng, lalu saya dipenjara selama setahun tanpa dakwaan, tanpa sidang, tanpa pengacara, bahkan tanpa satu kali panggilan telepon. Amerika Serikat tidak aman untuk dikunjungi,” tulis Safa.
Dalam wawancara dengan FOX4, Safa kembali menegaskan kekhawatirannya.
Ia menilai pemerintah AS saat ini gagal melindungi warganya sendiri, sehingga keselamatan turis internasional pun patut dipertanyakan.
Baca Juga: Resmi! TikTok Jadi Mitra FIFA Piala Dunia 2026: Ada Prediksi Skor hingga Fitur AR
“Orang-orang dibunuh di siang bolong. Jika warga sendiri tak aman, bagaimana dengan turis? Bahkan presiden AS memberi sinyal bahwa hukum internasional tidak lagi penting baginya,” ujar Safa.
Di media sosial, klaim pembatalan tiket disebut mencapai ribuan orang. Namun, laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
FIFA sendiri menegaskan bahwa tiket yang telah dibeli tidak dapat dibatalkan dan tidak bisa diuangkan kembali.
Banyak pihak yang mengaku membatalkan tiket diduga merujuk pada pembatalan aplikasi tiket melalui sistem Random Selection Draw.
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Piala Dunia 2026 wilayah Kansas City menanggapi isu boikot dengan pernyataan singkat. Juru bicara KC2026 menegaskan fokus utama mereka tetap pada kesiapan penyelenggaraan.
“Kami fokus memberikan pengalaman terbaik di Kansas City dan menyambut dunia ke kawasan Midwest,” ujar perwakilan KC2026.
Berita Terkait
-
Resmi! TikTok Jadi Mitra FIFA Piala Dunia 2026: Ada Prediksi Skor hingga Fitur AR
-
Ulah Baru Trump: Blokir Visa Suporter Brasil dan 14 Negara Peserta Piala Dunia 2026
-
Trump Tangkap Nicolas Maduro: Kalau Presiden Tumbang, Gimana Nasib Venezuela?
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Chelsea Kalah dari Arsenal, Liam Rosenior Kerepotan Redam Emosi Enzo Fernandez
-
Resmi! TikTok Jadi Mitra FIFA Piala Dunia 2026: Ada Prediksi Skor hingga Fitur AR
-
Jadwal India Open 2026 Hari Ini: 3 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Perempat Final
-
Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
-
Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
-
Puas Dengan Permainan Persib di Putaran Pertama, Bojan Hodak: Lihat, Kami Nomor Satu Lagi
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
John Herdman Janji Pasang Kuping Dengar Masukkan Ahli Hingga Suporter
-
Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Real Madrid Disingkirkan Tim Lemah