- Kekalahan Real Madrid dari Albacete di Copa del Rey menjadi sorotan, mengikuti jejak tim besar yang tersingkir tim kasta bawah.
- Chelsea secara mengejutkan dikalahkan Bradford City 4-2 pada 24 Januari 2015, meskipun sempat unggul dua gol di Stamford Bridge.
- Kekalahan Chelsea dari tim kasta ketiga Liga Inggris tersebut dinilai Robbie Fowler sebagai momen paling mengejutkan dalam sejarah Piala FA.
Suara.com - Kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey jadi sorotan banyak pihak.
Cerita soal tim gurem jadi mimpi buruk untuk raksasa Eropa jadi gambaran nyata tim Segunda Division seperti Albacete bisa menyikirkan tim bertabur bintang seperti Real Madrid.
Kenyataan pahit yang dialami oleh Real Madrid juga pernah dialami oleh tim besar Premier League, Chelsea.
Bahkan jika dibandingkan, kekalahan yang dialami Real Madrid belum seberapa. Chelsea ditekuk oleh tim dari kasta tiga Liga Inggris di posisi unggul 2-0.
Pada 24 January 2015, Chelsea yang dilatih oleh Jose Nourinho dan dibela pemain bintang seperti Didier Drogba, Mohamed Salah, John Terry, Thibaut Courtois, hingga Eden Hazard dibuat malu di Stamford Bridge, markas mereka sendiri.
Mantan penyerang Liverpool, Robbie Fowler, tak ragu melabeli hasil ini sebagai momen paling mengejutkan dalam sejarah Piala FA.
Menurutnya, Chelsea saat itu merupakan tim terbaik di Inggris, terlebih setelah unggul cepat 2-0 pada awal pertandingan.
“Chelsea adalah tim terbaik di Inggris saat ini, dan itu terlihat jelas ketika mereka memimpin 2-0. Tapi apa yang terjadi setelahnya sungguh luar biasa,” ujar Fowler kepada BBC.
Namun dominasi Chelsea runtuh secara dramatis. Bradford City tampil tanpa beban, bangkit dari ketertinggalan dua gol, dan secara sensasional membalikkan keadaan menjadi kemenangan 4-2 atas tuan rumah.
Baca Juga: Gerard Pique Tertawakan Debut Pahit Alvaro Arbeloa Bersama Real Madrid
Para pemain Bradford merayakan gol demi gol mereka dengan penuh emosi, menciptakan salah satu malam paling bersejarah dalam perjalanan klub.
Mantan gelandang Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas, menilai laga ini sebagai gambaran sempurna mengapa Piala FA begitu dicintai publik sepak bola Inggris.
“Hasil inilah yang membuat kita semua jatuh cinta pada Piala FA. Tidak ada yang menyangka Bradford bisa menang di Stamford Bridge, apalagi setelah tertinggal 0-2,” katanya.
Pelatih Chelsea saat itu, Jose Mourinho, tak menutupi kekecewaannya. Ia menyebut kekalahan tersebut sebagai aib besar bagi klub raksasa seperti Chelsea.
“Ini adalah sesuatu yang memalukan dan mencemari nama tim besar. Kami dikalahkan oleh klub dari divisi yang jauh lebih rendah,” tegas Mourinho.
Saat itu dua gol Chelsea dicetak oleh Gary Cahill dan Ramires. Sementara empat gol comeback Bradford City dicetak oleh Jon Stead, Filipe Morais, Andy Halliday dan Mark Yeates.
Berita Terkait
-
Gerard Pique Tertawakan Debut Pahit Alvaro Arbeloa Bersama Real Madrid
-
Dani Carvajal Murka dan Blak-blakan: Real Madrid di Titik Terendah!
-
Chelsea Kalah dari Arsenal, Liam Rosenior Kerepotan Redam Emosi Enzo Fernandez
-
Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Perkenalan John Herdman Dikomentari Media Vietnam, Bahas Soal Proses
-
Prestasi Peter White Sebagai Pelatih Inggris Tersukses di Timnas Indonesia, John Herdman Gentar?
-
Alasan Fajar Fathur Rahman Tinggalkan Borneo FC demi Gabung Persija Jakarta
-
Resmi! Fajar Fathur Rahman Jadi Amunisi Baru Persija Jakarta
-
Justin Hubner Blak-blakan soal Tekanan Main di Timnas Indonesia: Lebih Kejam Dibanding Belanda
-
Gerard Pique Tertawakan Debut Pahit Alvaro Arbeloa Bersama Real Madrid
-
Segrup dengan Vietnam, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Juventus Incar Pemain Crystal Palace, Duit Rp686 Miliar Dianggap Masih Kurang
-
Patah Hati, Solskjaer Kecewa Tak Dipilih Lagi oleh Manchester United
-
Dag Dig Dug Drawing Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Bakal Ketemu Siapa?