-
AC Milan menang 3-1 atas Como berkat performa gemilang Adrien Rabiot malam ini.
-
Dua gol Rabiot membantu Milan memangkas jarak poin dengan Inter di klasemen sementara.
-
Kekalahan di kandang membuat Como tertahan di posisi enam besar klasemen Liga Italia.
Suara.com - Persaingan ketat di papan atas kasta tertinggi sepak bola Liga Italia kembali memanas pada Jumat dini hari WIB.
Stadion Giuseppe Sinigaglia menjadi saksi bisu ketangguhan tim tamu saat laga pekan ke-20 berlangsung seru.
AC Milan berhasil mencuri poin penuh dari markas Como dengan skor akhir yang cukup meyakinkan 3-1.
Adrien Rabiot menjadi sosok paling sentral dalam keberhasilan skuat asuhan Rossoneri membawa pulang kemenangan krusial.
Pemain asal Prancis tersebut menunjukkan kualitas bintangnya dengan berkontribusi besar pada seluruh gol yang tercipta.
Laga ini sekaligus menegaskan ambisi Milan untuk terus menekan rival sekota mereka di puncak klasemen.
Meski bertindak sebagai tim tamu, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan wasit.
Namun kejutan terjadi saat laga baru berjalan sepuluh menit karena pertahanan tim tamu sempat lengah.
Marc-Oliver Kempf berhasil membawa Como memimpin lebih dulu melalui sebuah skema serangan yang sangat efektif.
Baca Juga: Inter Milan Juara Parah Musim, Begini Posisi Klasemen Serie A dan Top Skor Sementara
Gol pembuka tersebut sempat membuat publik tuan rumah bersorak kegirangan karena unggul atas tim raksasa.
Tuan rumah bahkan hampir saja menambah keunggulan mereka melalui upaya berbahaya dari sektor lini depan.
Lucas Da Cunha melepaskan sundulan terarah yang memaksa penjaga gawang Mike Maignan bekerja ekstra keras menyelamatkan bola.
Maignan menunjukkan refleks luar biasa untuk menjaga mentalitas rekan setimnya agar tetap terjaga selama pertandingan berlangsung.
Momentum kebangkitan Milan akhirnya tiba saat memasuki penghujung babak pertama melalui sebuah insiden di kotak terlarang.
Wasit menunjuk titik putih setelah Adrien Rabiot dijatuhkan oleh pencetak gol lawan yakni Marc-Oliver Kempf.
Christopher Nkunku yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sangat dingin dan penuh dengan kepercayaan diri.
Tendangan kerasnya gagal dibendung oleh Jean Butez sehingga skor kembali imbang saat jeda turun minum tiba.
Kedudukan 1-1 pada menit ke-45+1 memberikan angin segar bagi armada Milan untuk menatap babak kedua.
Memasuki paruh kedua pertandingan, intensitas serangan yang dibangun oleh para pemain Milan semakin tidak terbendung lagi.
Adrien Rabiot akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-55 melalui sebuah penyelesaian akhir yang sangat cerdas sekali.
Gelandang jangkung itu memanfaatkan bola muntah di area pertahanan lawan untuk membawa AC Milan memimpin skor.
Como sebenarnya tidak tinggal diam dan terus berusaha mencari celah untuk bisa menyamakan kedudukan kembali.
Peluang emas didapatkan oleh Nico Paz namun sayangnya bola hasil tendangannya hanya membentur mistar gawang Milan.
Keberuntungan seolah menjauh dari tuan rumah saat mereka sedang berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan satu gol.
Menjelang laga usai, Adrien Rabiot kembali menunjukkan sihirnya melalui sebuah tendangan jarak jauh yang sangat spektakuler.
Gol kedua Rabiot pada menit ke-88 tersebut sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tamu dengan skor 3-1.
Hasil positif ini membuat AC Milan kini mengoleksi total 43 poin dari 20 laga yang dilakoni.
Mereka hanya berselisih tiga angka dari Inter Milan yang saat ini masih menduduki posisi pertama klasemen.
Sementara itu, kekalahan menyakitkan ini membuat Como tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 34 poin saja.
Persaingan menuju gelar juara dipastikan akan semakin sengit seiring konsistensi yang ditunjukkan oleh tim-tim papan atas.
Adrien Rabiot memimpin AC Milan menghempaskan Como 3-1 pada pertandingan Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Milan mendapatkan satu gol lain dari penalti Christopher Nkunku, namun Como unggul lebih dahulu melalui Marc-Oliver Kempf.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuat Rossoneri untuk terus menempel ketat posisi Inter Milan sekarang.
Para pendukung setia Milan tentu sangat puas dengan performa yang ditunjukkan oleh lini tengah mereka malam itu.
Kontribusi Adrien Rabiot di lapangan tengah memberikan keseimbangan antara menyerang dan bertahan bagi skema permainan Milan.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi tim Como untuk memperbaiki lini belakang mereka ke depannya.
Persaingan di zona kompetisi Eropa juga semakin memanas dengan perolehan poin yang sangat tipis antar tim.
Milan membuktikan bahwa mentalitas juara mereka tetap terjaga meski sempat tertinggal gol cepat di awal laga.
Laga berikutnya akan menjadi ujian konsistensi bagi Milan untuk bisa mengudeta posisi puncak klasemen Liga Italia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!