-
Barcelona mengalami kekalahan tipis dari Real Sociedad yang memangkas keunggulan poin di puncak klasemen.
-
Hansi Flick mengkritik efektivitas penyelesaian akhir timnya meski tetap mengapresiasi gaya permainan secara keseluruhan.
-
Pelatih Barcelona memilih fokus pada perbaikan internal daripada mempermasalahkan keputusan wasit Jesus Gil Manzano.
Sektor pertahanan menjadi perhatian khusus bagi jajaran staf pelatih setelah melihat gol lawan tercipta cukup mudah.
Hansi Flick mengakui bahwa terdapat celah yang dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para pemain depan Sociedad.
Disiplin posisi dan koordinasi antar bek terlihat menurun jika dibandingkan dengan beberapa pertandingan besar sebelumnya yang mereka lalui.
Kesalahan-kesalahan elementer di area terlarang menjadi faktor penentu yang membuat tim tuan rumah mampu mengunci kemenangan.
“Kami membuat kesalahan di pertahanan, kami harus bertahan lebih baik. Kami juga kurang beruntung dalam menyerang. Kami harus menerimanya.”
Pertandingan ini juga tidak lepas dari sorotan publik mengenai kepemimpinan wasit yang dianggap memberikan keputusan kontroversial.
Jesus Gil Manzano menjadi figur yang banyak dibicarakan oleh para pendukung Barcelona di berbagai media sosial.
Kendati demikian, Hansi Flick secara tegas menolak untuk menyalahkan pengadil lapangan atas kekalahan tim yang dideritanya.
Ia memilih untuk tetap tenang dan tidak ingin merusak fokus para pemainnya dengan isu eksternal tersebut.
Baca Juga: 9 Kemenangan Beruntun Barcelona Pupus di Tangan Real Sociedad
“Permainan kami bagus. Kami bisa bertahan lebih baik dalam beberapa situasi, tapi secara keseluruhan saya puas. Kami bermain sangat baik dalam dua minggu terakhir dan kami harus mempertahankannya," imbuh Flick.
Energi tim kini harus dialokasikan sepenuhnya untuk memperbaiki performa individu maupun kolektif di sesi latihan mendatang.
Flick menegaskan bahwa berdebat mengenai keputusan wasit hanya akan membuang waktu dan tenaga yang sangat berharga.
“Itu yang dia katakan dan saya setuju. Saya tidak akan menghabiskan waktu atau energi untuk itu. Saya tidak kecewa dengan wasit. Semua orang sudah melihatnya. Saya tidak akan menyia-nyiakan energi untuk itu.”
Bagi Barcelona, menjaga mentalitas juara jauh lebih penting daripada meratapi poin yang sudah hilang di San Sebastian.
Transisi dari menyerang ke bertahan akan menjadi menu utama dalam evaluasi taktis sebelum pertandingan berikutnya dimulai kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Protes Keras Frenkie de Jong Terhadap Kepemimpinan Wasit Usai Barcelona Tumbang
-
Babak Baru Masa Depan Vinicius Jr, Kasih Kode Keras Tinggalkan Real Madrid
-
Profil Guillermo Fernandez, Mesin Gol Baru Semen Padang dari North East FC
-
Sikap Erick Thohir Tak Banyak Bicara di Tengah Penunjukkan John Herdman Dipertanyakan
-
Miliano Jonathans Pamer Kelebihan Khusus Usai Resmi ke Excelsior Rotterdam
-
Dirumorkan Diangkut Persija Jakarta, Begini Statistik Lengkap Ivar Jenner
-
Kekalahan Pertama Barcelona dalam 12 Laga, Hansi Flick: Bukan Salah Wasit, Kami yang Tumpul
-
Maarten Paes Hampir Hattrick Tanggapi Isu ke Persib Bandung
-
Mulutmu Harimaumu! Cherki Dipermalukan United, Patrice Evra: Itu Balasanmu
-
Klasemen La Liga Spanyol Pekan 20: Barcelona Kalah dari 10 Pemain, Real Madrid Pangkas Jarak