-
Anthony Hudson merasa lega Thailand terhindar dari grup yang sama dengan Timnas Indonesia.
-
John Herdman dianggap sebagai pelatih kompetitif yang membuat kekuatan Indonesia semakin menakutkan bagi lawan.
-
Timnas Indonesia berambisi meraih gelar juara perdana setelah enam kali gagal di final.
Suara.com - Gelaran kompetisi sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara yakni Piala AFF 2026 resmi dimulai.
Hasil pembagian grup menempatkan c berada di jalur yang berbeda dengan Indonesia.
Kondisi tersebut ternyata membawa kelegaan tersendiri bagi nakhoda tim nasional Thailand saat ini yakni Anthony Hudson.
Anthony Hudson memandang peta kekuatan lawan di turnamen edisi kali ini sangat dinamis dan berbahaya.
Terpisahnya jalur pertemuan lebih awal dengan skuad Garuda dianggap sebagai sebuah keberuntungan bagi tim Gajah Perang.
Faktor utama ketakutan pelatih Thailand tersebut bersumber dari sosok juru taktik baru Timnas Indonesia.
John Herdman yang kini memegang kendali skuad Garuda dinilai sebagai sosok pelatih dengan karakter ganas.
Hudson memiliki sejarah panjang dan kedekatan profesional yang sangat mendalam dengan pelatih asal Inggris tersebut.
Keduanya tercatat pernah membangun karier kepelatihan di wilayah sepak bola Amerika Utara serta kawasan Oseania.
Baca Juga: John Herdman Latih Timnas Indonesia, Pascal Struijk Bicara Peluang Naturalisasi
“Saya sudah cukup lama mengenal John. Kami sering berada di lingkungan sepakbola yang sama di beberapa negara,” kata Hudson melalui keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Saat Anthony Hudson menahkodai timnas Selandia Baru tahun 2014, Herdman sedang memimpin timnas putri negara tersebut.
Kolaborasi serta persaingan profesional mereka terus berlanjut hingga keduanya merambah ke kompetisi di Amerika Serikat.
Hudson sempat menjadi bagian dari staf teknis Amerika Serikat sementara John Herdman sukses membawa transformasi bagi Kanada.
Pengalaman keduanya di Major League Soccer juga menjadi bukti kualitas strategi yang akan mereka terapkan sekarang.
“Dia sosok yang baik dan pelatih yang sangat kompetitif. Jadi, saya senang kami berada di grup yang terpisah,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?