- Shaqueel van Persie mencetak dua gol senior spektakuler dalam dua menit saat Feyenoord kontra Sparta Rotterdam, Minggu (19/1/2026).
- Gol kedua Shaqueel, yang dicetak setelah tendangan salto, mengingatkan publik pada gaya khas ayahnya, Robin van Persie.
- Meskipun Shaqueel bersinar, Feyenoord kalah karena gol lawan di menit akhir, memperpanjang tren tanpa kemenangan menjadi enam laga.
Suara.com - Bakat sepak bola tampaknya benar-benar mengalir dalam darah keluarga Van Persie. Shaqueel van Persie, putra legenda Premier League Robin van Persie, mencuri perhatian publik sepak bola Eropa setelah mencetak dua gol pertamanya di level senior dengan cara yang spektakuler.
Penyerang berusia 19 tahun itu mencatatkan momen istimewa saat membela Feyenoord dalam laga Eredivisie melawan Sparta Rotterdam, Minggu (19/1/2026) waktu setempat.
Masuk dari bangku cadangan, Shaqueel langsung memberi dampak besar dengan mencetak dua gol hanya dalam rentang waktu dua menit.
Gol pertamanya lahir pada menit ke-87. Menerima umpan lambung di kotak penalti dengan posisi membelakangi gawang, Shaqueel melompat dan melepaskan tendangan salto yang indah, menggetarkan jala lawan dan menghidupkan kembali harapan Feyenoord.
Tak berhenti di situ, satu menit berselang ia kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Dengan penyelesaian tenang dan teknik tinggi, Shaqueel mengecoh bek lawan sebelum menyelipkan bola ke sudut gawang—sebuah gol yang langsung mengingatkan publik pada gaya khas sang ayah, Robin van Persie.
Meski dua gol tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier profesional Shaqueel, Feyenoord tetap harus menelan pil pahit.
Tim tamu mencetak gol penentu kemenangan pada menit ketiga masa injury time melalui Joshua Kitolano, memastikan Sparta Rotterdam membawa pulang tiga poin.
Shaqueel sendiri merupakan produk akademi Manchester City, sebelum bergabung dengan Feyenoord sejak 2017.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Menang Gugatan atas Juvenuts, Bianconeri Gagal Tarik Dana Rp172 Miliar
Ia melakoni debut seniornya pada November lalu di ajang Liga Europa saat menghadapi Celtic, juga di bawah arahan sang ayah yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Feyenoord.
Kehadiran Shaqueel di tim utama sempat menuai kritik dan tudingan nepotisme. Namun Robin van Persie dengan tegas membantah anggapan tersebut.
“Saya mengambil keputusan itu sebagai pelatih, bukan sebagai ayah. Kami membutuhkan gol, dan Shaqueel adalah pemain yang bisa mencetak gol dari berbagai situasi,” ujar mantan striker Arsenal dan Manchester United tersebut seperti dilansir dari Voetbalzone.
Hasil imbang dramatis yang berujung kekalahan ini membuat Feyenoord kini tak pernah menang dalam enam laga terakhir.
Mereka masih berada di posisi kedua klasemen Eredivisie, namun tertinggal jauh hingga 16 poin dari pemuncak klasemen, PSV Eindhoven.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Menang Gugatan atas Juvenuts, Bianconeri Gagal Tarik Dana Rp172 Miliar
-
Fabrizio Romano Bongkar Agenda Rahasia Manchester United Jelang Penutupan Bursa Transfer
-
Diserang Paul Scholes dan Nicky Butt, Roy Keane Pasang Badan Buat Lisandro Martinez
-
Hadapi Manchester United, Arteta Diminta Pinggirkan Viktor Gyokeres dan Pasang Jesus
-
Mulutmu Harimaumu! Cherki Dipermalukan United, Patrice Evra: Itu Balasanmu
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi