- Bek Inter Milan, Manuel Akanji, menyindir Arsenal belum layak disebut tim terbaik Eropa meski performa mereka impresif.
- Akanji menilai Arsenal belum lebih kuat dari tim seperti Atletico Madrid atau Liverpool menjelang laga Liga Champions.
- Pelatih Inter, Christian Chivu, memuji Arsenal sebagai tim kuat dengan perkembangan jelas dan identitas permainan.
Suara.com - Bek Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan pernyataan bernada sindiran kepada Arsenal jelang pertemuan kedua tim di Liga Champions 2025/2026.
Pemain pinjaman dari Manchester City itu menilai The Gunners belum layak disebut sebagai tim terbaik di Eropa, meski tengah tampil impresif musim ini.
Arsenal datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Mikel Arteta sedang memuncaki klasemen Premier League dan hampir pasti lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Bahkan, mereka mencatatkan rekor sempurna di kompetisi Eropa musim ini dengan enam kemenangan dari enam pertandingan, termasuk kemenangan meyakinkan atas Atletico Madrid dan Bayern Munich.
Namun, performa gemilang tersebut belum cukup meyakinkan Akanji.
Bek timnas Swiss berusia 30 tahun itu menegaskan Arsenal masih harus membuktikan diri di level tertinggi sebelum menyandang status tim terbaik di Benua Biru.
“Mereka termasuk salah satu yang terbaik di Eropa, tapi bukan yang terbaik,” kata Akanji dilansir dari Metro.uk
“Menurut saya mereka tidak lebih kuat dari Atletico Madrid atau Liverpool. Pertandingan ini akan menjadi laga yang bagus.”
Akanji sendiri bukan sosok asing dengan Arsenal. Ia merupakan bagian penting dari skuad Manchester City era Pep Guardiola yang beberapa kali menggagalkan ambisi The Gunners dalam perebutan gelar Premier League pada musim-musim sebelumnya. Kini bersama Inter, ia siap membantu Nerazzurri menghentikan laju kemenangan Arsenal di Liga Champions.
Baca Juga: Arteta Klaim Tahu Celah Inter Milan, Arsenal Bidik Rekor Eropa di San Siro
Meski demikian, Akanji tetap mengakui kualitas Arsenal yang dinilainya konsisten dan memiliki banyak pemain berkualitas.
Ia menekankan pentingnya efektivitas dan minim kesalahan untuk bisa mengalahkan klub asal London Utara tersebut.
“Melawan tim besar, kesalahan kecil bisa langsung dihukum. Kami harus efektif dalam menyerang dan rapi saat menguasai bola,” tegasnya.
Inter Milan sendiri berada dalam posisi yang cukup aman untuk lolos ke fase gugur tanpa harus melalui babak play-off dua leg.
Pelatih Inter, Christian Chivu, turut memuji perkembangan Arsenal dalam beberapa musim terakhir.
“Kami menghadapi tim yang sangat kuat, salah satu yang terkuat di Eropa saat ini,” ujar Chivu. “Mereka terus berkembang, punya identitas jelas, dan pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan.”
Berita Terkait
-
Arteta Klaim Tahu Celah Inter Milan, Arsenal Bidik Rekor Eropa di San Siro
-
Tolak Liverpool dan Arsenal, Marc Guehi Beberkan Alasan Mantap Pilih Manchester City
-
Napoli Dihantam Badai Cedera Jelang Duel Liga Champions, Conte Tak Mau Ngeluh
-
Marc Guehi Resmi Direkrut, Manuel Akanji Tak Bisa Pulang ke Manchester City
-
Dilema Luis Enrique di Liga Champions, PSG Justru Tak Ingin Finis 8 Besar?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Calon Pengganti Thom Haye Prediksi Bulgaria Andalkan Fisik dan Counter Attack di FIFA Series 2026