- Barcelona akan menghadapi Slavia Praha pada 22 Januari demi mengamankan posisi delapan besar Liga Champions.
- Slavia Praha berada dalam tekanan besar setelah belum menang dan minim laga kompetitif selama jeda.
- Barcelona butuh kemenangan untuk menjaga posisi puncak klasemen La Liga setelah kekalahan sebelumnya.
Suara.com - Barcelona akan bertandang ke markas Slavia Praha pada laga lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1) dinihari WIB.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi Blaugrana yang tengah memburu posisi delapan besar demi lolos otomatis ke babak 16 besar.
Saat ini, Barcelona menempati peringkat ke-15 klasemen fase liga dengan koleksi 10 poin, hanya terpaut dua angka dari Atletico Madrid di posisi kedelapan.
Sementara itu, Slavia Praha berada dalam tekanan besar di peringkat ke-33 dan wajib menang untuk menjaga peluang menembus babak playoff.
Slavia Praha menghadapi laga ini dengan persiapan yang jauh dari ideal.
Klub asal Republik Ceko tersebut belum memainkan pertandingan kompetitif selama lebih dari satu bulan akibat jeda kompetisi domestik.
Laga resmi terakhir mereka terjadi pada 13 Desember lalu, saat menaklukkan Jablonec 4-3 di liga domestik.
Performa Slavia di Liga Champions musim ini juga jauh dari meyakinkan. Dari enam pertandingan fase liga, pasukan Jindrich Trpisovsky belum meraih satu pun kemenangan, hanya mencatat tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Barcelona datang ke Praha dengan tekad bangkit usai kekalahan mengejutkan 1-2 dari Real Sociedad di La Liga.
Baca Juga: Preview: Vinicius Junior Mengamuk di Bernabeu Buktikan Kualitas Saat Real Madrid Cukur AS Monaco
Hasil tersebut membuat keunggulan mereka di puncak klasemen La Liga kini hanya tersisa satu poin dari Real Madrid.
Meski tampil kurang konsisten di laga tandang Liga Champions, Barcelona masih menyimpan catatan positif saat menghadapi tim asal Republik Ceko.
Blaugrana tak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir, dengan tujuh kemenangan di antaranya.
Namun, masalah di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Hansi Flick.
Kerapnya kebobolan bisa menjadi batu sandungan, meski Barcelona memiliki kualitas serangan yang sangat berbahaya.
Prakiraan Susunan Pemain:
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi
-
Pecah Rekor 38 Tahun! Timnas Indonesia Gilas Oman, John Herdman Soroti Peran Emil Audero