- Arsenal melaju ke final Carabao Cup setelah mengalahkan Chelsea dengan agregat gol di babak semifinal kompetisi tersebut.
- Gol penentu kemenangan di leg kedua dicetak oleh Kai Havertz pada menit akhir pertandingan di Emirates Stadium.
- Pelatih Mikel Arteta menilai timnya pantas lolos karena menunjukkan kualitas, kedewasaan, dan ketenangan saat menghadapi tekanan.
Suara.com - Arsenal melaju ke final besar pertama mereka sejak 2020 setelah menang agregat atas Chelsea di babak semifinal Carabao Cup.
Gol penentu Kai Havertz di menit akhir laga leg kedua di Emirates Stadium memastikan langkah pasukan Mikel Arteta tembus partai final Carabao Cup.
Arteta menilai Arsenal layak lolos jika melihat performa dua leg. Meski pertandingan berlangsung ketat dan penuh duel fisik, The Gunners mampu menunjukkan kualitas dan kedewasaan bermain.
“Kami sangat bahagia. Jika melihat dua pertandingan, kami pantas lolos. Kami menyelesaikannya dengan cara yang indah,” ujar Arteta dilansir dari Football London.
Berbeda dengan leg pertama yang berjalan terbuka, duel di Emirates berlangsung lebih taktis.
Arteta mengungkapkan Arsenal harus cerdas membaca perubahan sistem Chelsea dan siap beradaptasi sepanjang laga.
“Kami tahu akan ada banyak ‘pertandingan di dalam pertandingan’. Kami harus fleksibel dan pintar memanfaatkan bangku cadangan,” jelasnya.
Arsenal tampil disiplin, minim kesalahan, dan hanya memberikan sedikit peluang kepada Chelsea hingga akhirnya memastikan kemenangan di menit-menit akhir.
Arteta secara khusus memuji ketenangan anak asuhnya dalam menghadapi tekanan, terutama di fase akhir laga. Ia menilai atmosfer stadion dan dukungan suporter memberi energi besar bagi tim.
Baca Juga: Salah Strategi Liam Rosenior, Main Terbuka Lawan Arsenal Malah Gagal ke Final Carabao Cup
“Para pemain mengatasi tekanan dengan sangat baik. Dukungan penonton luar biasa dan kami benar-benar merasakannya,” kata Arteta.
Kematangan mental ini dinilai penting, mengingat Arsenal sebelumnya kerap gagal di fase semifinal.
Mikel Arteta juga tak lupa memberikan pujian untuk pahlawan kemenangan Arsenal, Kai Havertz.
“Semua orang yang mengenal Kai pasti ikut bahagia. Cara dia bekerja, bersikap, dan berlatih setiap hari luar biasa. Dia pantas mendapatkannya,” ungkap Arteta.
Arteta berharap keberhasilan menembus final bisa menjadi batu loncatan bagi Arsenal di sisa musim. Ia menilai pengalaman lolos ke partai puncak akan memperkuat mental juara timnya.
“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya. Sekarang kami di final dan targetnya jelas: memenangkan trofi,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Salah Strategi Liam Rosenior, Main Terbuka Lawan Arsenal Malah Gagal ke Final Carabao Cup
-
Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
-
Cetak Hattrick di Arsenal, Pemain Keturunan: Sangat Indah Jika Bermain untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah