-
Pelatih John Herdman memantau pemain keturunan di Eropa untuk target Piala Dunia 2030.
-
Pemain dari klub Almeria dan Fenerbahce menjadi incaran utama untuk memperkuat lini belakang.
-
Herdman menegaskan pemain liga domestik saja tidak cukup untuk bersaing di level dunia.
Banyak negara berkembang telah membuktikan bahwa integrasi pemain keturunan dari liga elit Eropa mampu mendongkrak prestasi nasional.
John Herdman percaya bahwa peningkatan daya saing Indonesia di kancah internasional sangat bergantung pada kualitas individu para pemainnya.
Dalam sebuah sesi wawancara dengan media, pelatih bertangan dingin ini menekankan pentingnya pengalaman di level kompetisi tertinggi dunia.
Ia secara eksplisit mengatakan bahwa skuad yang hanya bermain di liga domestik saja tidak cukup jika ingin bersaing di kualifikasi Piala Dunia 2030.
Pandangan visioner ini sejalan dengan keberhasilan yang pernah ia torehkan saat menukangi tim nasional Kanada beberapa tahun lalu.
Bersama Kanada, Herdman sukses menciptakan sejarah dengan membawa tim tersebut memuncaki klasemen kualifikasi zona CONCACAF.
Keberhasilan itu bahkan membuat Kanada hampir menyegel tempat di Piala Dunia 2022 berkat skema pembangunan tim yang sangat solid.
Ia dikenal sebagai juru taktik yang tidak ragu mematok target setinggi langit bagi setiap tim yang sedang ia nakhodai.
Keyakinan Herdman bahwa tim asuhannya bisa berbicara banyak di panggung global menjadi modal motivasi yang besar bagi Indonesia.
Baca Juga: John Herdman Harus Lirik Pemain Keturunan Rp 1,3 Miliar Penentu Kemenangan MVV Maastricht
Proses penggabungan antara talenta lokal dan pemain diaspora kini menjadi fokus utama dalam membangun kekuatan baru Asia.
Meski pintu naturalisasi terbuka lebar, Herdman menyadari bahwa proses perpindahan kewarganegaraan ini memiliki tantangan yang cukup kompleks.
Para pemain yang sudah memiliki karier mapan di Eropa biasanya membutuhkan waktu untuk memikirkan masa depan internasional mereka secara matang.
Kendati demikian, PSSI dan tim kepelatihan tetap memandang langkah ini sebagai bentuk investasi strategis untuk jangka panjang.
Selain meningkatkan performa di lapangan, kehadiran pemain elite diharapkan memicu transfer pengetahuan bagi para pemain lokal di Indonesia.
Upaya mengejar pemain dari liga-liga bergengsi seperti EPL dan Bundesliga menunjukkan keseriusan Indonesia untuk naik kelas di peta dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis Kalahkan Brasil dalam Laga Persahabatan, Kylian Mbappe Cetak Gol
-
Drama Sengit, Kosovo Bungkam Slovakia 4-3 untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026
-
Libas Irlandia Utara, Italia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Turki Semakin Dekat ke Piala Dunia 2026 usai Tundukkan Rumania
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens