-
Indonesia resmi berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis pada laga perdana FIFA Series.
-
Format turnamen menggunakan sistem gugur dengan melibatkan empat negara dari lintas konfederasi dunia.
-
PSSI menegaskan bahwa seluruh penentuan lawan merupakan wewenang penuh dari pihak FIFA.
Berdasarkan hasil undian, Indonesia ditempatkan pada jalur pertandingan melawan tim peringkat 154 dunia tersebut.
Di sisi bagan lainnya, Bulgaria akan saling sikut dengan Kepulauan Solomon untuk berebut posisi.
Arya Sinulingga selaku Anggota Komite Eksekutif PSSI memberikan rincian mengenai bagan resmi yang telah dirilis.
“Sepertinya kami akan melawan Saint Kitts and Nevis, lalu Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon. Pemenangnya nanti akan bertemu di final,” ujar Arya Sinulingga di GBK Arena, Jakarta.
Pernyataan tersebut menegaskan peta jalan yang harus dilalui oleh anak asuh pelatih timnas.
Publik sempat bertanya-tanya mengenai proses pemilihan lawan yang dihadapi oleh tim nasional Indonesia kali ini.
PSSI menegaskan bahwa mereka tidak memiliki andil dalam menentukan siapa yang akan menjadi lawan tanding.
Status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara tidak memberikan hak istimewa untuk memilih lawan tertentu.
Seluruh regulasi, format, hingga pembagian tim sepenuhnya berada di bawah kendali otoritas tertinggi sepak bola internasional.
Baca Juga: John Herdman Wajib Tahu! Pelatih Belanda Soal Jael Pawirodihardjo: Dia Masuk, Dia Cetak Gol
“Iya, itu dari FIFA,” jelasnya singkat saat memberikan klarifikasi kepada awak media terkait prosedur tersebut.
Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis menjadi harga mati bagi Indonesia jika ingin mencicipi atmosfer final.
Jika misi tersebut berhasil, lawan yang jauh lebih berat mungkin sudah menunggu di laga pamungkas.
Potensi duel melawan Bulgaria di partai final menjadi salah satu skenario yang paling dinantikan penggemar.
Namun, kejutan dari Kepulauan Solomon juga tidak boleh dipandang sebelah mata dalam dinamika sepak bola.
Merengkuh trofi di ajang ini akan memberikan suntikan motivasi besar bagi perkembangan mentalitas bertanding pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Tak Menemukan Kiper Bagus, Cerita Persib Panggil Lagi Pemain yang Sudah Pensiun
-
Futsal Indonesia di Bawah PSSI, Arya Sinulingga: Pembiayaan Kami Tanggung
-
Juventus Panik Gagal Datangkan Striker Baru? Fokus Bianconeri Bukan Scudetto
-
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah tapi Bonus Jadi Tanda Tanya Besar, Kok Bisa?
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija