-
Ryo Matsumura resmi dipinjamkan Persija Jakarta ke Bhayangkara FC pada pertengahan musim 2026.
-
Pemain Jepang ini curhat mengenai tunggakan gaji dan krisis finansial Persija musim lalu.
-
Ryo berterima kasih kepada Thomas Doll dan Jakmania atas dukungan selama tiga tahun berkarier.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional saat Ryo Matsumura resmi meninggalkan Persija Jakarta.
Gelandang kreatif asal Jepang tersebut kini berpindah seragam untuk memperkuat Bhayangkara FC.
Kepindahan ini terjadi di tengah bergulirnya bursa transfer paruh musim kompetisi Super League 2025-2026.
Meski kepindahannya hanya berstatus sebagai pemain pinjaman, momen perpisahan ini terasa begitu emosional bagi sang pemain.
Sosok berusia 31 tahun itu tercatat sudah memberikan dedikasinya untuk Macan Kemayoran selama tiga musim terakhir.
1. Alasan Ryo Matsumura Tinggalkan Persija
Banyak penggemar merasa terpukul melihat kepergian pemain yang dikenal memiliki visi bermain yang sangat tajam ini.
Hal tersebut wajar mengingat kontribusi besar yang diberikan Ryo selama berseragam kebanggaan warga Jakarta itu.
Namun, musim ini menjadi periode yang cukup kelam bagi karier profesional pemain kelahiran Kyoto tersebut.
Baca Juga: 3 Naturalisasi Timnas Indonesia yang Main untuk Persija Jakarta Musim Ini
Cedera hamstring yang parah memaksanya menepi dari lapangan hijau dalam waktu yang cukup lama.
Kondisi fisiknya yang tidak bugar membuat performanya menurun drastis saat kembali merumput di akhir tahun 2025.
2. Sanksi Komdis PSSI dan Performa Menurun
Penampilan perdananya pasca cedera saat melawan Semen Padang berakhir mengecewakan tanpa mampu membawa kemenangan.
Situasi semakin pelik bagi Ryo saat dirinya terjerat kasus disiplin akibat perilaku kurang terpuji di lapangan.
Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman larangan bertanding sebanyak empat kali kepada pemain lincah tersebut.
Ucapan tidak sportif kepada pengadil pertandingan menjadi penyebab utama sanksi berat yang diterimanya itu.
Kendati demikian, kecintaan Ryo terhadap Persija dan pendukungnya tidak luntur sedikitpun meski dalam tekanan.
3. Ungkapan Hati Sang Gelandang Jepang
Melalui media sosial, Ryo menuliskan kata-kata perpisahan yang sangat menyentuh hati bagi seluruh komponen klub.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya yang paling dalam," ujar Ryo Matsumura, dikutip dari akun Instagram pribadinya @ryomatsumura.official.
Ia juga mengenang betapa sulitnya menjaga profesionalisme saat internal klub sedang goyah akibat masalah uang.
"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial."
"Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup," tulis Ryo Matsumura.
Bagi Ryo, dorongan semangat dari suporterlah yang membuatnya tetap kuat bertahan di tengah badai tersebut.
4. Kenangan Bersama Thomas Doll dan Rekan
"Meski menghadapi semua itu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi tim, dan hal tersebut sepenuhnya karena kalian, para pendukung," tambahnya.
Ryo juga mengungkapkan penyesalannya karena baru pulih total saat posisinya di tim utama sudah mulai tergeser.
Dalam pesan panjang tersebut, nama pelatih kawakan asal Jerman, Thomas Doll, turut disebut sebagai sosok berpengaruh.
Kehadiran rekan setim yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri juga menjadi faktor keberatannya untuk pergi.
5. Harapan Sukses Untuk Macan Kemayoran
Ryo menutup pesannya dengan doa terbaik bagi klub yang telah membesarkan namanya di kancah sepak bola Indonesia.
"Saya juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setim yang selama bertahun-tahun telah menjadi sahabat dekat saya, serta kepada seluruh staf yang terus memberikan dukungan kepada saya sepanjang waktu saya berada di klub ini," sambungnya.
"Terima kasih banyak. Saya mendoakan semua pihak yang terlibat dengan Persija agar terus meraih kesuksesan dan keberuntungan di masa depan," tutup Ryo Matsumura.
Kini, fokus Ryo akan beralih sepenuhnya untuk membantu Bhayangkara FC di sisa musim kompetisi yang ada.
Publik Jakarta tentu akan merindukan pergerakan eksplosif pemain yang telah menorehkan sejarah sebagai pemain Jepang pertama di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Timnas Indonesia Langsung Dapat 'Hadiah' dari FIFA usai Bantai St Kitts, Apa Itu?
-
Analisis John Herdman: 15 Menit Pertama Lawan Bulgaria Krusial untuk Timnas Indonesia
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis