Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 12:07 WIB
Persib Bandung (Persib Bandung)
Baca 10 detik
  • Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama 16 besar ACL 2.

  • Bojan Hodak menyoroti buruknya awal laga dan lini tengah yang sering kehilangan kendali bola.

  • Maung Bandung wajib menang selisih empat gol pada leg kedua di Bandung untuk lolos.

Bojan Hodak menilai anak asuhnya sering kehilangan kendali dalam memperebutkan bola kedua yang sangat vital bagi alur serangan.

"Kami kalah di lini tengah mereka selalu memenangkan second ball," sebut Hodak mengenai penyebab rapuhnya koordinasi antar lini timnya.

Masalah Klasik Penyelesaian Akhir Maung

Meski dalam posisi tertekan, sebenarnya Persib memiliki beberapa peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi sebuah gol balasan.

Sayangnya, akurasi tembakan para pemain depan masih jauh dari harapan dan sering kali meleset dari sasaran gawang lawan.

Bahkan terdapat peluang yang hanya membentur tiang gawang sehingga dewi fortuna seolah menjauh dari tim kebanggaan warga Bandung.

Bojan Hodak memberikan catatan khusus mengenai buruknya efektivitas serangan timnya yang membuang banyak kesempatan berharga di depan mata.

“Kami memiliki peluang, dan lagi tidak mampu mencetak gol. Ada beberapa peluang bagus, dan ada yang mengenai tiang gawang,” ulas Hodak.

Debut Layvin Kurzawa yang Pahit

Baca Juga: Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh

Momen yang ditunggu-tunggu yakni debut mantan bintang PSG, Layvin Kurzawa, akhirnya terjadi di pengujung babak kedua pertandingan panas ini.

Kurzawa masuk pada menit ke-83 menggantikan Alfeandra Dewangga dengan harapan bisa memberikan perubahan positif pada sisi kiri pertahanan.

Namun baru semenit ia berada di lapangan, Ratchaburi kembali mencetak gol ketiga yang lagi-lagi dilesakkan oleh sang striker Pedro Tana.

Kekalahan 0-3 ini menjadi catatan terburuk bagi Persib Bandung sepanjang keikutsertaan mereka di ajang bergengsi Asia tahun ini.

Level kompetisi Asia yang tinggi diakui pelatih menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain yang baru mencicipi atmosfer tersebut.

Misi Berat di Stadion GBLA

Load More