-
Raja Isa menyoroti tren kepindahan pemain diaspora ke klub besar BRI Super League.
-
Persija dan Persib resmi mendatangkan pemain naturalisasi baru untuk memperkuat kedalaman skuad.
-
Menit bermain tetap ditentukan oleh performa lapangan dan kebutuhan taktik masing-masing pelatih.
Sementara itu, Jens Raven baru mencatatkan 195 menit bermain dari total 14 pertandingan yang dilakoni.
Kontribusi Raven sejauh ini adalah koleksi satu gol dan satu assist untuk klub asal Pulau Dewata.
Regulasi Pemain Muda U-22
Melihat situasi tersebut, Raja Isa menilai bahwa pemilihan pemain inti tetap berada di tangan pelatih.
Menurutnya, juru taktik akan selalu mengedepankan kebutuhan taktikal tim di atas status pemain tersebut.
Namun, regulasi wajib memainkan pemain U-22 sebenarnya membuka pintu lebar bagi para talenta diaspora ini.
Keuntungan lainnya adalah status mereka yang diakui sebagai pemain lokal, bukan pemain asing dalam regulasi.
Raja Isa menyadari bahwa bersaing di klub sebesar Persija dan Persib bukanlah perkara yang mudah.
Kualitas pemain muda lokal yang semakin meningkat membuat perebutan posisi utama menjadi sangat krusial.
Baca Juga: Pelatih Malaysia Bicara Fenomena Pemain Diaspora di Super League: Plus di Bisnis, Minus di Karier?
"Ia menyebut hal tersebut sebagai bagian dari dinamika industri sepak bola modern yang wajar."
Dari sisi bisnis, kehadiran mereka diyakini mampu meningkatkan nilai jual kompetisi di mata para sponsor.
Popularitas tinggi para pemain ini menjadi magnet kuat untuk mendatangkan ribuan penonton ke dalam stadion.
Keputusan merumput di Indonesia dianggap sebagai langkah realistis daripada hanya menjadi cadangan di liga Eropa.
Berada di kompetisi lokal memberikan kesempatan bagi pemain untuk tetap berada dalam kondisi fisik prima.
Selain jam terbang, faktor kesejahteraan melalui kontrak yang kompetitif juga menjadi alasan kuat kepindahan mereka.
Berita Terkait
-
Jadwal Borneo FC vs Persib Bandung Resmi Berubah, I.League Geser Duel Panas ke Maret 2026 Mendatang
-
Van Gastel Waspadai Ketajaman Persik Kediri, PSIM Yogyakarta Diminta Tampil Maksimal
-
Bos Klub Belanda Ungkap Ada Pemain Keturunan Indonesia dari Kampung tapi Skill Kota, Siapa Dia?
-
BRI Super League: Permainan PSIM Yogyakarta Bikin Was-was Pelatih Spanyol, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK