-
Persija Jakarta kalah memalukan 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
-
Diky Soemarno mengkritik strategi pelatih yang jarang memainkan pemain baru seperti Shayne Pattynama.
-
Peluang juara Persija terancam sirna karena sudah menelan lima kali kekalahan musim ini.
Suara.com - Orang nomor 1 The Jakmania, Diky Soemarno mengaku tak habis pikir mengapa Persija Jakarta bisa dikalahkan Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan lalu. Padahal, seharusnya, Macan Kemayoran menang.
Persija memang menderita kekalahan 0-2 dari Arema FC dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Tidak banyak yang menyangka tim asuhan Mauricio Souza kalah di hadapan pendukungnya sendiri.
Persija tampil di bawah standar. Padahal, Rizky Ridho dan kawan-kawan butuh kemenangan buat menjaga asa persaingan di papan atas klasemen sementara Super League.
"Menurut saya, pertandingan kemarin cukup aneh. Kami bermain di kandang sendiri dengan stadion penuh, sekitar 56 ribu penonton. Dalam situasi seperti itu, seharusnya tidak ada hasil lain selain kemenangan," kata Diky kepada awak media.
"Itu sudah menjadi hal yang sangat baik apabila bisa menang. Namun kenyataannya kami kalah. Kami tidak mampu mencetak gol dan banyak membuang peluang," jelasnya.
Tentu kekalahan ini menjadi pukulan telak tersendiri. Apalagi, Persija baru jor-joran membeli banyak pemain anyar untuk mengarungi sisa musim ini.
Beberapa nama beken didatangkan. Sebut saja Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, hingga Fajar Fathurrahman.
Namun, Mauricio Souza masih belum banyak memberi kesempatan para pemain buat unjuk kebolehan di atas lapangan saat jumpa Arema FC.
Baca Juga: Sanksi Kartu Kuning Paksa Mauricio Souza Absen, Ricky Nelson Pimpin Persija di Kandang Bali United
"Sejujurnya, teman-teman Jakmania berharap bisa melihat pemain-pemain baru Persija tampil lebih banyak. Misalnya Shane Pattynama yang belum dimainkan secara konsisten. Kalau tidak salah, baru bermain saat melawan Persita," jelasnya.
"Begitu juga dengan Paulo Ricardo, kami belum benar-benar melihat performanya secara utuh. Jadi bagaimana kita bisa menilai apakah transfer ini berhasil atau tidak jika mereka belum teruji secara maksimal?" ia menambahkan.
Perjuangan Persija untuk jadi juara musim ini memang belum tertutup, namun berat.
Selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara Persib Bandung pun jadi lebar usai kekalahan dari Arema FC. Oleh sebab itu, Macan Kemayoran wajib menang di sisa laga yang ada, tak lagi boleh terpeleset.
"Jika targetnya masih juara, maka hasil-hasil seperti ini (kalah) harus dihentikan. Kalau tidak salah, Persija sudah lima kali kalah musim ini," terangnya.
"Secara teori, jika kekalahan sudah lebih dari lima kali, akan sulit mengejar gelar juara, kecuali terjadi hal-hal luar biasa lainnya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027
-
Rincian Sanksi AFC untuk Persib Bandung, Jumlahnya Sampai Miliaran Rupiah
-
Mengenal Lebih Dalam 4 Debutan Piala Dunia 2026: Cape Verde, Curacao, Yordania, Uzbekistan
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan Semen Padang
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
Klub Brunei DPMM FC Rekrut Kapten Persita Usai Lepas Ramadhan Sananta
-
Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya