- Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers di Molineux pada Kamis (19/2) dini hari WIB.
- Arsenal sempat unggul 2-0 lewat Saka dan Hincapie, namun Wolves menyamakan skor melalui Bueno dan Edozie di akhir laga.
- Gabriel Jesus memicu kericuhan setelah mendorong bek Wolves, Yerson Mosquera, seusai peluit panjang dibunyikan wasit.
Suara.com - Arsenal kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar Liga Inggris usai ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers.
Laga di Molineux, Kamis (19/2/2026) dinihari WIB, sempat diwarnai kericuhan yang dipicu oleh Gabriel Jesus setelah peluit panjang berbunyi.
The Gunners tampil meyakinkan di awal laga. Bukayo Saka membuka skor saat pertandingan baru berjalan lima menit, sebelum Piero Hincapie menggandakan keunggulan.
Namun, tuan rumah Wolverhampton Wanderers bangkit di babak kedua. Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan pada menit ke-61.
Drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-94, Tom Edozie mencetak gol penyeimbang setelah bola tembakannya membentur Riccardo Calafiori dan mengecoh kiper David Raya. Skor 2-2 pun bertahan hingga akhir.
Ketegangan memuncak setelah wasit Paul Tierney meniup peluit akhir. Gabriel Jesus terlihat menghampiri bek Wolves, Yerson Mosquera, lalu mendorongnya di bagian dada.
Mosquera terjatuh dan memegang kepalanya, memicu keributan besar antara pemain kedua tim. Riccardo Calafiori dan Mateus Mane juga terlibat adu dorong, sementara Adam Armstrong sempat mendekati Jesus sebelum dipisahkan staf pelatih.
Legenda Arsenal Paul Merson, mengkritik performa mantan klubnya yang dinilai bermain terlalu santai.
“Kalau Manchester City memenangkan semua laga tersisa, mereka akan jadi juara. Arsenal tak bisa bermain di gigi dua. Setiap pertandingan adalah final,” kata Merson dilansir dari Dailymail.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Imbang Lagi, Arsenal Tunggu Waktu Dikudeta Manchester City?
Menurutnya, Arsenal baru menunjukkan urgensi setelah skor menjadi 2-2, sesuatu yang seharusnya sudah dilakukan sejak awal babak kedua.
Hasil ini bisa menjadi momen krusial dalam perburuan gelar. Arsenal gagal mengunci kemenangan saat peluang terbuka lebar, dan kini tekanan dalam persaingan juara semakin besar.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo