- Striker Ratchaburi FC asal Brasil, Denilson, mengalami serangan rasial pasca laga ACL 2 melawan Persib Bandung di Bandung.
- Tindakan rasisme tersebut juga ditujukan kepada istri dan anak Denilson melalui komentar di media sosial pribadinya.
- Selain rasisme, tim Ratchaburi FC juga dilaporkan mengalami teror dengan lemparan benda saat pertandingan di Bandung.
Suara.com - Insiden serangan rasial dialami oleh striker klub Thailand Ratchaburi FC asal Brasil, Denilson usai laga melawan Persib Bandung di leg kedua AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Ratchaburi FC melalui akun resmi mereka mengungkapkan bahwa striker andalan mereka, Denilson Junior, menjadi korban tindakan rasisme usai pertandingan.
Penyerang asal Brasil berusia 30 tahun itu merupakan top skor klub dengan torehan delapan gol dan empat assist dari 12 laga musim ini.
Meski tidak dijelaskan secara rinci bentuk tindakan yang diterima, di kolom komentar media sosial klub terlihat sejumlah komentar bernada rasis yang diarahkan kepadanya.
“Tidak ada tempat untuk rasisme,” tulis Ratchaburi FC dalam pernyataan resminya, Kamis (19/2/2026).
Denilson sendiri lewat unggahan Instastory miliknya memberikan pernyataan lengkap bahwa serangan rasial juga ditujukan kepada anak dan istrinya.
"Tolong, berhentilah menyerang keluarga saya! Instagram saya terbuka untuk semua orang, dan para rasis ini menggunakannya untuk memanggil saya monyet, gorila, negro, dan kata-kata rasis lainnya,"
"Saya, Denilson Júnior, tidak peduli dengan itu karena Instagram saya terbuka untuk semua orang. Namun tolong, saya meminta kalian untuk tidak menyerang anak-anak dan istri saya. Mereka tidak bersalah atas apa pun. Berhentilah menyerang keluarga saya," ungkap Denilson.
Denilson di akhir pernyataannya sekali lagi meminta oknum suporter Indonesia untuk stop menyerang istri dan anak-anaknya.
Baca Juga: Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
"Saya tidak akan berbicara tentang rasisme secara detail, karena kami mengalaminya setiap hari.
Akhir kata, tolong berhentilah menyerang keluarga saya," tegasnya.
Sementara itu dari unggahan akun X @wallpassjournal, sejumlah akun yang diduga kuat ialah netizen Indonesia mengeluarkan pernyataan rasisme di kolom komentar akun Instagram Denilson.
Sementara itu, menurut laporan salah satu media Thailand, dailynews.co.th, para pemain dan ofisial Ratchaburi FC mengalami teror selama berada di Bandung.
"Pertandingan yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api Stadium itu berlangsung dalam atmosfer kurang kondusif.
Sejumlah laporan menyebut adanya lemparan batu, batu bata, botol air, hingga flare yang diarahkan ke area lapangan, bahkan sejak sesi pemanasan," ulas media Thailand itu.
Berita Terkait
-
Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Sergio Castel Takjub Atmosfer GBLA, Minta Bobotoh Tetap Bangga
-
Menang 1-0 Tak Cukup, Andrew Jung Sebut Persib Sudah Main Maksimal
-
Amuk Bojan Hodak Usai Laga Persib Lawan Ratchaburi Gara-Gara Oknum Suporter Masuk Lapangan Hijau
-
Cerita Suporter Ratchaburi Sembunyi di Ruang Ganti Usai Singkirkan Persib Bandung
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian