-
Gelandang FC Magdeburg Laurin Ulrich membuka peluang membela Timnas Indonesia di masa depan.
-
Pemain berdarah Surabaya ini tampil impresif di Jerman dengan mencatatkan 1.700 menit bermain.
-
Potensi naturalisasi Ulrich diprediksi akan memperketat persaingan posisi gelandang di skuad Garuda.
Suara.com - Kabar mengenai pemain keturunan Indonesia berkualitas kembali mengguncang kancah sepak bola nasional pada awal tahun 2026.
Nama pemuda berbakat asal Jerman, Laurin Ulrich, mendadak menjadi pusat perhatian para pecinta olahraga tanah air.
Gelandang kreatif yang memiliki garis keturunan Surabaya ini tengah menunjukkan taringnya di kompetisi sepak bola Jerman.
Performa impresifnya bersama klub FC Magdeburg menjadi bukti nyata betapa besar potensi yang ia miliki sekarang.
Keputusannya meninggalkan VfB Stuttgart untuk menjalani masa pinjaman ke Magdeburg terbukti menjadi langkah karir yang cerdas.
Jika sebelumnya ia kesulitan menit bermain di SSV Ulm 1846, kini situasinya telah berbalik drastis.
Tercatat pada periode musim 2025/2026, Ulrich telah mendapatkan kepercayaan penuh dari jajaran tim pelatih Magdeburg.
Hingga memasuki bulan Februari 2026, sang pemain sudah turun ke lapangan dalam 20 hingga 21 pertandingan.
Total durasi penampilannya yang menembus angka 1.700 menit menunjukkan betapa krusial perannya dalam skema tim.
Baca Juga: Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
Meskipun belum memecahkan telur gol, kemampuan operannya telah membuahkan tiga assist penting bagi rekan setimnya.
Situs statistik FotMob memberikan nilai rata-rata performa yang cukup tinggi bagi pemuda ini, yakni 7,05.
Angka tersebut mencerminkan konsistensi Ulrich dalam menjaga stabilitas lini tengah tim yang dibelanya saat ini.
Keunggulan utamanya terletak pada kecerdasan membaca permainan serta kemampuan mengatur tempo serangan dari area tengah.
Tak hanya piawai sebagai jenderal lapangan tengah, ia juga mampu beroperasi efektif sebagai penyerang sayap kiri.
Fleksibilitas taktik inilah yang membuat profilnya sangat cocok dengan gaya permainan modern yang dinamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?