-
Pratama Arhan terancam absen bela Timnas di FIFA Series 2026 akibat cedera lutut parah.
-
Operasi meniskus sukses dilakukan di Thailand dan kini Arhan memasuki masa rehabilitasi medis.
-
John Herdman terus memantau kondisi Arhan jelang laga debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Pihak rumah sakit memastikan bahwa penanganan ortopedi terhadap sang pemain sudah maksimal.
Kini, fokus utama mantan pemain PSIS Semarang tersebut beralih pada fase pasca-operasi.
"Dia kini siap memulai proses rehabilitas dan bertekad untuk kembali ke lapangan dan membantu tim sesegera mungkin," tulis pernyataan klub.
Semangat besar terlihat dari keinginan sang pemain untuk tidak absen terlalu lama dari kompetisi.
Pihak Bangkok United juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tenaga medis yang membantu.
"Bangkok United ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus pada Rumah Sakit Samitivej atas dukungan berkelanjutan dan perawatan yang sangat baik untuk pemain kami," tulis pernyataan klub.
Penyebab Cedera dan Pemantauan Herdman
Masalah fisik ini muncul saat Arhan tampil membela Bangkok United di kancah kompetisi antar-klub.
Laga melawan wakil Myanmar, Shan United, menjadi momen pahit bagi perjalanan karier Arhan musim ini.
Baca Juga: Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
Meskipun timnya berhasil meraih kemenangan tipis 2-1, Arhan harus membayar mahal hasil tersebut.
Hingga saat ini, belum ada estimasi pasti kapan durasi pemulihan sang bek kiri berakhir.
Situasi ini tentu membuat John Herdman harus memantau laporan medis secara berkala setiap harinya.
Herdman perlu menyiapkan opsi cadangan jika Arhan benar-benar dicoret dari daftar skuad Maret nanti.
Faktor kebugaran menjadi syarat mutlak bagi pelatih berpengalaman tersebut dalam memilih komposisi pemain inti.
Waktu yang semakin mepet membuat peluang Arhan masuk dalam skema utama kian menipis secara matematis.
Publik sepak bola tanah air berharap pemulihan Arhan berjalan lebih cepat dari prediksi medis awal.
Kehadiran sosok bek sayap eksplosif tetap sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya dobrak Skuad Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan