-
Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026 akibat serangan militer dan ketegangan politik.
-
Kebijakan visa Amerika Serikat yang diskriminatif menjadi alasan kuat Iran mempertimbangkan aksi boikot.
-
FIFA mulai menyiapkan langkah darurat jika posisi Iran di Grup G kosong.
Suara.com - Kepastian partisipasi Timnas Iran dalam ajang Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk.
Gejolak politik global menjadi faktor utama yang mengguncang stabilitas tim nasional berjuluk Team Melli tersebut.
Serangan militer yang dilancarkan Israel dengan sokongan Amerika Serikat pada akhir Februari 2026 memicu reaksi keras.
Teheran membalas aksi tersebut melalui peluncuran rudal ke berbagai titik pangkalan militer di kawasan Timur Tengah.
Kekhawatiran global mengenai potensi pecahnya Perang Dunia 3 mulai merayap ke ranah olahraga paling populer ini.
Situasi semakin pelik karena Amerika Serikat merupakan salah satu penyelenggara utama Piala Dunia edisi kali ini.
Pemerintah Washington diketahui memiliki kebijakan ketat terkait daftar hitam negara yang dilarang memasuki wilayah mereka.
Iran secara resmi masuk dalam daftar tersebut yang membuat akses mobilitas delegasi mereka menjadi sangat terbatas.
Meskipun terdapat pengecualian khusus untuk ajang olahraga, hambatan birokrasi tetap menjadi tembok besar bagi Teheran.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
Sentimen negatif ini memicu isu bahwa Iran mungkin akan mengambil langkah drastis dengan memboikot turnamen.
Bibit ketegangan sejatinya sudah mulai terlihat sejak proses pengundian grup pada bulan November 2025 yang lalu.
Pada saat itu, perwakilan resmi dari federasi sepakbola Iran mengalami kendala besar dalam mendapatkan visa masuk.
Pihak otoritas Amerika Serikat hanya bersedia memberikan izin masuk secara spesifik kepada personel inti di lapangan.
Visa tersebut eksklusif hanya diterbitkan untuk pemain, pelatih serta ofisial tim saja tanpa rombongan tambahan.
Pembatasan ini dianggap sebagai penghinaan diplomatik yang bisa memicu penarikan diri tim secara total.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji