- Jay Idzes tampil konsisten sebagai pemain utama Sassuolo di Serie A 2025/2026 dengan catatan hampir selalu bermain penuh 90 menit dalam 25 pertandingan.
- Faktor utama yang membuat Idzes selalu tampil all-out adalah dukungan masif dari suporter Indonesia yang dianggapnya sebagai suntikan energi positif.
- Performa solid Idzes membantu Sassuolo menempati peringkat ke-9 klasemen sementara, dan ia menjadikan setiap laga sebagai pembuktian untuk membanggakan Indonesia.
Suara.com - Bukan semata faktor keberuntungan atau hoki, performa gila Jay Idzes bersama Sassuolo di kompetisi Serie A 2025/2026 ternyata dipengaruhi oleh satu faktor penentu yang sangat kuat.
Bek tangguh yang juga menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia itu kini tengah menikmati peran vitalnya sebagai palang pintu utama bagi skuad I Neroverdi.
Konsistensi tingkat tinggi membuat posisi Jay Idzes di jantung pertahanan Sassuolo nyaris tidak tergoyahkan oleh pemain lain sepanjang musim ini berjalan.
Idzes tercatat memiliki statistik mentereng dengan hampir selalu tampil penuh selama 90 menit dalam 25 pertandingan kompetitif yang telah dijalaninya.
Hingga pekan terkini, kontribusi besarnya sukses membawa Sassuolo bertengger di peringkat ke-9 klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 35 poin.
Kestabilan performa tim tersebut berjalan beriringan dengan peran solid Idzes dalam menjaga keseimbangan dan keamanan di lini belakang.
Namun, di balik performa impresifnya di lapangan hijau, terdapat satu faktor penentu utama yang memicu Idzes untuk selalu tampil habis-habisan atau all-out.
Faktor krusial tersebut adalah besarnya dukungan luar biasa yang terus mengalir dari para pendukung Indonesia di seluruh penjuru dunia.
Jay Idzes secara terbuka mengakui besarnya pengaruh positif suporter Tanah Air terhadap lonjakan semangat tandingnya selama berkarier di Italia.
Baca Juga: Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
Ia menyebut antusiasme masif yang terlihat di media sosial maupun kehadiran fans di stadion sebagai suntikan energi yang sangat luar biasa.
Alih-alih merasa terbebani dengan ekspektasi tinggi, Idzes justru menjadikan dukungan fanatik tersebut sebagai bahan bakar utama untuk menjaga performanya.
Pemain berusia 25 tahun ini merasa sangat beruntung bisa bermain untuk jutaan pasang mata yang tidak henti-hentinya memberikan motivasi.
Setiap pertandingan baginya menjadi ajang pembuktian diri, bukan hanya untuk kejayaan klub, tetapi juga demi membanggakan nama Indonesia di kancah dunia.
Dorongan moral yang kuat itulah yang membuatnya selalu tampil tanpa kompromi dalam memenangkan setiap duel fisik dan situasi bertahan.
Tidak mengherankan jika Jay Idzes kerap disebut sebagai sosok paling konsisten di barisan pertahanan Sassuolo musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Taktik 'Gila' Eks Klub Calvin Verdonk Bikin Eropa Terpukau: Total Football Modern yang Kejam!
-
Bocoran FIFA Matchday Juni 2026: Erick Thohir Ungkap 3 Calon Lawan Timnas Indonesia
-
Tak Hanya Jago Olah Bola, 2 Pemain Timnas Indonesia Kini Resmi Sarjana!
-
Denmark, Polandia, hingga Nigeria, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA matchday Juni?
-
Jelang HUT ke-96 PSSI, Target Piala Dunia 2030 Kian Digaungkan
-
Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?
-
Siapa David Nascimento? Head of PSSI Academy yang Pernah Jadi Asisten Louis van Gaal
-
Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy
-
Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17