-
Nova Arianto memanggil 28 pemain Timnas U-20 untuk menjalani latihan intensif di Surabaya.
-
Timnas U-20 dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia.
-
Skuad Garuda Muda kali ini merupakan kombinasi pemain senior U-20 dan alumni U-17.
Suara.com - Juru taktik Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, secara resmi merilis daftar pemain untuk mengikuti pemusatan latihan.
Agenda latihan terpusat ini dilaksanakan di Kota Surabaya sebagai langkah awal menuju kompetisi bergengsi.
Sebanyak 28 nama terpilih dipersiapkan untuk menghadapi jadwal padat di kancah internasional tahun ini.
Para pemain ini bakal diproyeksikan tampil pada ajang Piala AFF U-19 2026 mendatang.
Selain itu, mereka juga dipersiapkan untuk babak Kualifikasi Piala Asia U-20 edisi tahun 2027.
Turnamen Piala AFF U-19 tersebut dijadwalkan berlangsung pada medio 11 hingga 14 Juni 2026.
Sementara itu, perjuangan di Kualifikasi Piala Asia akan dimulai pada akhir Agustus hingga September.
Surabaya dipilih menjadi lokasi latihan agar para pemain dapat fokus penuh meningkatkan level intensitas mereka.
Lingkungan di Surabaya dinilai sangat kondusif untuk membangun kedekatan emosional antar anggota skuad Garuda Muda.
Baca Juga: Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
Nova Arianto menitikberatkan pada kekompakan tim yang berasal dari beragam klub berbeda di Indonesia.
Komposisi pemain kali ini menunjukkan perpaduan yang sangat harmonis antara talenta lama dan baru.
Beberapa nama yang sebelumnya memperkuat Timnas U-17 kini mendapatkan promosi ke level umur lebih tinggi.
Pemain seperti Dimas Adi Prasetyo dan Evandra Florasta kini mulai mencicipi ketatnya persaingan di level U-20.
Ada pula nama-nama berbakat lainnya seperti Fabio Azka Irawan yang dipercaya masuk dalam daftar panggil.
Algazani Dwi Sugandi serta I Putu Panji Apriawan melengkapi deretan alumni U-17 di skuad ini.
Klub-klub besar Liga 1 seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung masih menjadi penyumbang pemain terbanyak.
Tidak ketinggalan, Persebaya Surabaya dan Bali United juga mengirimkan talenta terbaik mereka ke pemusatan latihan.
Klub lain seperti Dewa United, Madura United, hingga Persis Solo turut berkontribusi bagi kekuatan timnas.
Selain dari klub profesional, sektor akademi seperti ASIOP juga berhasil menempatkan wakilnya di skuad nasional.
Keberagaman asal klub ini diharapkan mampu menciptakan warna permainan yang lebih variatif dan dinamis.
Proses latihan di Surabaya ini bukan sekadar rutinitas untuk menyeleksi kemampuan fisik para atlet muda.
Staf pelatih ingin menanamkan filosofi dan identitas permainan yang kuat sebelum terjun ke turnamen resmi.
Mengingat waktu yang tersedia cukup terbatas, efektivitas setiap sesi latihan menjadi kunci utama keberhasilan.
Nova Arianto berharap para pemain cepat beradaptasi dengan skema taktik yang diinginkan tim pelatih pusat.
Kesiapan mental pemain akan sangat diuji dalam menghadapi persaingan ketat di zona Asia nantinya.
Posisi penjaga gawang diisi oleh nama-nama potensial seperti Dafa Al Gazemi Setiawarman dan Rendi Razzaqu.
Lini pertahanan diperkuat oleh bek tangguh seperti Muhammad Rafa Raditya serta Ahmad Showwam Ilham.
Sektor tengah menjadi area yang sangat kompetitif dengan hadirnya pemain kreatif seperti Isfandyar Abdillah.
Kevin Muhamad Islami Pasha dan Aleandro Alam Maulana juga siap memperebutkan posisi utama di lini tengah.
Sementara untuk ujung tombak, tim mengandalkan ketajaman Dika Adi Nurdiansyah serta Dimas Adi Prasetyo.
Berikut adalah detail lengkap para pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan di Kota Surabaya:
Penjaga gawang: Dafa Al Gazemi Setiawarman, Rendi Razzaqu, Fasya Nur Fauzi, serta kiper muda Erdeva Aulia.
Lini belakang: I Putu Panji Apriawan, Muhammad Rafa Raditya, Algazani Dwi Sugandi, dan Ahmad Showwam Ilham.
Bek lainnya: Radityo Raharjo, Muhamad Ibra Ardiansyah Ohorella, Ergun Firlansyah Arif, Ghifari Azhari, dan Fabio Azka.
Pemain bertahan tambahan: Fadly Alberto Hengga dari Bhayangkara serta Pahri Almuzaki yang berasal dari akademi Asiop.
Gelandang: Isfandyar Abdillah, Kevin Muhamad Islami Pasha, Evandra Florasta, Aleandro Alam Maulana, serta Mochamad Ichsas Baihaqi.
Pemain tengah lainnya: Nazriel Alvaro, Theodore Evan Leeming, Dimas Wicaksono, Irpan Abadi Siregar, dan Reno Salampesy.
Lini tengah ditutup oleh nama Ahmad Mujadid yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan tim nasional.
Untuk sektor penyerangan, pelatih hanya membawa dua nama murni yaitu Dika Adi dan Dimas Adi.
Pemusatan latihan ini akan menjadi fondasi utama bagi Timnas U-20 dalam meraih prestasi internasional.
Dukungan penuh dari publik sepak bola tanah air sangat dibutuhkan oleh skuad asuhan Nova Arianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang