- Pemain Timnas Putri Iran, Sara Didar, mengungkapkan kecemasan mendalam saat berlaga di Piala Asia Putri 2026 menyusul konflik militer Iran.
- Konflik dipicu serangan udara AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, dibalas dengan peluncuran rudal oleh Iran.
- Meskipun khawatir, pelatih dan pemain Iran menegaskan komitmen profesional untuk fokus bertanding di turnamen tersebut.
“Orang-orang Iran di Australia mendukung kami. Kami senang memiliki masyarakat yang bersatu dan suportif, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat mereka bangga,” tutupnya.
Profil Sara Didar Mesin Gol Timnas Putri Iran
Sara Didar lahir pada 27 Desember 2004 dan dikenal sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan Iran. Ia kini memperkuat Bam Khatoon FC di Kowsar Women Football League serta menjadi andalan Timnas Putri Iran.
Didar mulai membela tim nasional senior sejak 2020. Dalam usia yang masih 21 tahun, ia sudah mencatatkan kontribusi penting lewat gol-gol krusial di level internasional.
Di level klub, Didar bermain untuk Bam Khatoon FC, salah satu kekuatan utama di Liga Sepak Bola Putri Iran. Ketajamannya di lini depan membuat namanya rutin masuk skuad utama tim nasional.
Pada 12 Juni 2025, Didar mencetak gol internasional perdananya saat Iran menghajar Irak 7-0 dalam laga persahabatan di Teheran.
Gol tersebut menjadi awal dari rangkaian kontribusi pentingnya sepanjang 2025.
Ia kembali mencetak gol saat menghadapi Singapura pada 10 Juli 2025 di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.
Dalam laga di Amman itu, Iran menang 4-0 dan Didar menyumbang dua gol.
Baca Juga: Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
Ketajamannya berlanjut saat melawan Yordania pada 19 Juli 2025. Golnya membantu Iran menang tipis 2-1 dan mengamankan langkah penting di fase kualifikasi.
Tak berhenti di situ, Didar juga mencetak dua gol ke gawang India dalam laga uji coba di Shillong, Oktober 2025.
Iran menang 2-0, mempertegas peran Didar sebagai mesin gol masa depan Team Melli Putri.
Tiga hari berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor saat Iran menundukkan Nepal 3-0.
Konsistensi tersebut membuat Didar disebut sebagai salah satu aset terpenting sepak bola putri Iran saat ini.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia