Bola / Bola Dunia
Rabu, 04 Maret 2026 | 22:53 WIB
Pemain Timnas Putri Iran, Sara Didar, menahan air mata saat ditanya soal konflik militer yang memanas di negaranya. Di tengah situasi genting, Iran tetap berjuang di ajang Piala Asia Putri 2026. [Tangkap layar Youtube]
Baca 10 detik
  • Pemain Timnas Putri Iran, Sara Didar, mengungkapkan kecemasan mendalam saat berlaga di Piala Asia Putri 2026 menyusul konflik militer Iran.
  • Konflik dipicu serangan udara AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, dibalas dengan peluncuran rudal oleh Iran.
  • Meskipun khawatir, pelatih dan pemain Iran menegaskan komitmen profesional untuk fokus bertanding di turnamen tersebut.

“Orang-orang Iran di Australia mendukung kami. Kami senang memiliki masyarakat yang bersatu dan suportif, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat mereka bangga,” tutupnya.

Profil Sara Didar Mesin Gol Timnas Putri Iran

Sara Didar lahir pada 27 Desember 2004 dan dikenal sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan Iran. Ia kini memperkuat Bam Khatoon FC di Kowsar Women Football League serta menjadi andalan Timnas Putri Iran.

Didar mulai membela tim nasional senior sejak 2020. Dalam usia yang masih 21 tahun, ia sudah mencatatkan kontribusi penting lewat gol-gol krusial di level internasional.

Di level klub, Didar bermain untuk Bam Khatoon FC, salah satu kekuatan utama di Liga Sepak Bola Putri Iran. Ketajamannya di lini depan membuat namanya rutin masuk skuad utama tim nasional.

Pada 12 Juni 2025, Didar mencetak gol internasional perdananya saat Iran menghajar Irak 7-0 dalam laga persahabatan di Teheran.

Gol tersebut menjadi awal dari rangkaian kontribusi pentingnya sepanjang 2025.

Ia kembali mencetak gol saat menghadapi Singapura pada 10 Juli 2025 di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.

Dalam laga di Amman itu, Iran menang 4-0 dan Didar menyumbang dua gol.

Baca Juga: Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk

Ketajamannya berlanjut saat melawan Yordania pada 19 Juli 2025. Golnya membantu Iran menang tipis 2-1 dan mengamankan langkah penting di fase kualifikasi.

Tak berhenti di situ, Didar juga mencetak dua gol ke gawang India dalam laga uji coba di Shillong, Oktober 2025.

Iran menang 2-0, mempertegas peran Didar sebagai mesin gol masa depan Team Melli Putri.

Tiga hari berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor saat Iran menundukkan Nepal 3-0.

Konsistensi tersebut membuat Didar disebut sebagai salah satu aset terpenting sepak bola putri Iran saat ini.

Kontributor: M.Faqih

Load More