-
Dewa United menantang Manila Digger FC di perempat final AFC Challenge League malam ini.
-
Ricky Kambuaya memastikan tim sudah beradaptasi dengan kondisi lapangan sintetis di Stadion Rizal Memorial.
-
Kehadiran suporter Indonesia di Filipina diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi kemenangan Banten Warriors.
Suara.com - Tim kebanggaan Banten Dewa United sedang bersiap menghadapi ujian berat pada fase gugur turnamen bergengsi tingkat benua Asia.
Pertempuran leg pertama perempat final AFC Challenge League ini akan mempertemukan Dewa United melawan Manila Digger FC.
Skuad Banten Warriors dijadwalkan merumput di Stadion Rizal Memorial, Manila, tepat pada hari Kamis ini.
Kemenangan di markas lawan menjadi target utama guna memuluskan langkah menuju tahapan kompetisi berikutnya.
Hasil pertandingan malam nanti diprediksi akan sangat memengaruhi mentalitas tim saat melakoni laga balasan mendatang.
Ricky Kambuaya yang menjabat sebagai jenderal lapangan tengah menyatakan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi prima.
Mantan pemain Persebaya ini hadir langsung dalam sesi tanya jawab resmi dengan awak media di lokasi pertandingan.
Ia menyampaikan pesan optimisme terkait kesiapan kolektif rekan setimnya sebelum peluit pertama dibunyikan wasit.
“Saya dan teman-teman sudah dalam persiapan yang matang dan kami siap memberikan yang terbaik untuk besok [hari ini],” ujar Ricky dikutip dari I.League.
Baca Juga: Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
Pernyataan sang kapten mencerminkan ambisi besar klub untuk mengukir sejarah baru di kancah sepak bola internasional.
Salah satu tantangan nyata bagi klub Indonesia saat bermain di Filipina adalah kondisi permukaan lapangan buatan.
Stadion Rizal Memorial memang dikenal menggunakan rumput sintetis yang memiliki karakteristik pantulan bola berbeda dari rumput alami.
Namun, Ricky Kambuaya mengaku sama sekali tidak merasa terbebani dengan kondisi fasilitas olahraga milik tuan rumah tersebut.
Gelandang lincah ini sudah memiliki jam terbang tinggi bermain di stadion tersebut bersama Tim Nasional Indonesia.
“Untuk bermain di lapangan buatan di sini saya sudah beberapa kali, tiga atau empat kali dan saya rasa bukan baru untuk saya,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Peta Kekuatan Grup D Piala Dunia 2026: Potensi Turki, dan Amerika yang Tak Mau Malu di Rumah Sendiri
-
Emil Audero Pernah Jadi Korban, Posisi Maarten Paes Terancam Saat Ajax Bidik Yann Sommer
-
Erling Haaland ke Real Madrid Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden
-
Bojan Hodak Tinggalkan Persib, Kasih Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Timnas Yordania di Piala Dunia 2026, Mousa Al Tamari Memimpin, Yazan Al Naimat Resmi Absen
-
Frenkie de Jong Tetap Tenang usai Belanda Tumbang dari Aljazair Jelang Piala Dunia 2026
-
Atletico Madrid Bidik Victor Osimhen untuk Gantikan Julian Alvarez
-
Kata-kata Pelatih Mozambik Soal Persiapan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Live Streaming dan Jadwal Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday 2026
-
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026