-
Dewa United menantang Manila Digger FC di perempat final AFC Challenge League malam ini.
-
Ricky Kambuaya memastikan tim sudah beradaptasi dengan kondisi lapangan sintetis di Stadion Rizal Memorial.
-
Kehadiran suporter Indonesia di Filipina diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi kemenangan Banten Warriors.
Selain strategi taktik dan penguasaan medan, faktor dukungan moral juga menjadi perhatian utama bagi tim tamu.
Ricky menyadari bahwa atmosfer di dalam stadion akan sangat membantu menaikkan adrenalin para pemain selama sembilan puluh menit.
Besarnya populasi ekspatriat asal Indonesia yang menetap di Manila menjadi peluang bagi Dewa United mendapatkan dukungan "kandang".
Pemain kreatif bernomor punggung 19 ini sangat berharap tribune stadion akan diwarnai oleh atribut pendukung dari tanah air.
“Tentu kehadiran pendukung nanti di stadion akan sangat membantu juga untuk kami,” tuturnya.
Kehadiran penonton secara langsung dipercaya mampu meruntuhkan dominasi mental yang coba dibangun oleh tim tuan rumah.
Bagi para pemain, teriakan pemberi semangat dari pinggir lapangan adalah bahan bakar tambahan saat energi mulai terkuras.
Ricky Kambuaya menutup pernyataannya dengan analogi menarik mengenai pentingnya keberadaan suporter bagi keberlangsungan tim di kompetisi.
Kini seluruh mata pecinta sepak bola nasional tertuju pada perjuangan Dewa United untuk mengharumkan nama bangsa di Asia.
Baca Juga: Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Jelang Akhir Musim, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Persib Bandung Fokus dan Waspada
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Usai Adu Kepala, Erling Haaland Lempar Komentar Pedas untuk Gabriel Magalhaes
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF
-
Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter