- Jadwal pertandingan DPRK Premier League diumumkan sehari sebelum laga melalui poster, membatasi informasi bagi penggemar.
- Siaran pertandingan liga sepak bola Korea Utara sangat terbatas, hanya berupa cuplikan atau tayangan sudah diedit.
- Secara resmi liga dianggap amatir, tetapi pemain menerima gaji dari institusi negara yang menaungi klub mereka.
Suara.com - Korea Utara dikenal sebagai salah satu negara paling tertutup di dunia. Hampir di semua sendi kehidupan, pemerintah Korut menutup rapat pada dunia luar, termasuk di bidang sepak bola.
Liga Korea Utara atau DPRK Premier League menjadi salah satu kompetisi di dunia yang penuh misteri dan punya aturan unik yang jarang ditemukan di negara lain.
Berikut deretan kerandoman Liga Korea Utara yang penuh misteri.
Dikutip dari thread akun @SweeperPod, salah satu hal paling mencolok adalah jadwal pertandingan yang baru diumumkan sehari sebelum laga digelar.
Ya pertandingan di DPRK Premier League baru akan diumumkan H-1 sebelum laga dimulai. Informasi itu biasanya diumumkan pemerintah dengan menempelkan poster di sekitar stadion.
Pecinta sepak bola Korea Utara pun baru mengetahui pertandingan yang akan dimainkan pada menit-menit terakhir sebelum kick off.
Selanjutnya, pertandingan DPRK Premier League tidak disiarkan di televisi.
Akses terhadap pertandingan juga sangat terbatas. Penggemar sepak bola di Korea Utara tidak bisa menyaksikan pertandingan penuh melalui televisi nasional.
Siaran yang tersedia biasanya hanya berupa cuplikan pertandingan atau tayangan yang telah diedit.
Baca Juga: Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS
Satu-satunya untuk bisa menonton Liga Korut ialah datang ke stadion di menit-menit sebelum kick off berlangsung.
Menurut data FIFA, kompetisi sepak bola di Korea Utara secara resmi berstatus amatir.
Namun dalam praktiknya, banyak pemain menerima gaji dari institusi atau organisasi yang menaungi klub mereka.
“Secara teknis liga ini amatir, tetapi para pemain adalah pegawai dari institusi yang mereka wakili,” tulis laporan salah satu media Korsel.
Musim liga biasanya berlangsung cukup panjang, yakni dari Desember hingga September. Kompetisi tersebut dibagi menjadi tiga tahap pertandingan.
Hal unik lain adalah seluruh klub di kasta tertinggi dimiliki oleh negara.
Berita Terkait
-
Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Korea Utara Sebut Serangan di Venezuela Jadi Contoh Sifat Jahat dan Biadab Amerika Serikat
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Calon Pengganti Thom Haye Prediksi Bulgaria Andalkan Fisik dan Counter Attack di FIFA Series 2026