- Lima pemain timnas putri Iran meminta suaka di Australia setelah Piala Asia 2026, dan pemerintah Australia memberikan visa kemanusiaan.
- Pemerintah Iran menjamin pemain yang kembali tidak akan dihukum dan menyambut kepulangan mereka dengan tangan terbuka.
- Kontroversi muncul setelah aksi diam saat lagu kebangsaan Iran dipicu oleh protes diaspora saat keberangkatan tim.
Tim Dikawal Polisi Menuju Bandara
Ketegangan juga terlihat ketika tim Iran meninggalkan hotel mereka di Gold Coast.
Bus yang membawa rombongan pemain dikawal polisi setelah sejumlah warga diaspora Iran memblokir jalan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Teheran.
Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Iran untuk sepak bola wanita, Farideh Shojaei, mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan berbagai otoritas terkait.
Shojaei juga menghubungi keluarga para pemain yang meminta suaka.
“Kami telah menghubungi kedutaan, federasi sepak bola, kementerian luar negeri, dan semua pihak yang mungkin membantu mengetahui apa yang akan terjadi,” kata Shojaei.
Iran Bantah Klaim Amerika Serikat
Polemik semakin melebar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim para pemain bisa menghadapi bahaya jika kembali ke Iran.
Trump bahkan menyebut AS siap menerima mereka jika Australia menolak.
Baca Juga: Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis
Namun pemerintah Iran membantah keras klaim tersebut. Baghaei menilai pernyataan itu sebagai propaganda politik di tengah konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis
-
Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran
-
GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?
-
Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!
-
Hilang dari Publik, Media Iran Rilis 5 Indikator Benjamin Netanyahu Tewas
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Raul Jimenez Pulang ke Wolves, Teken Kontrak Dua Tahun Usai Piala Dunia 2026
-
Kacau! Stadion Pembuka Piala Dunia 2026 Banjir dan Banyak Proyek Mangkrak
-
Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026
-
48 Jam Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Demonstran Kepung Stadion Azteca
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
4 Negara Debutan yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
-
Pulang ke Somalia, Wasit Omar Arthan Disambut bak Pahlawan Cerita 11 Jam Ditahan