- PSSI menunjuk Elliott Dickman (47 tahun) sebagai pelatih striker Timnas Indonesia mendampingi John Herdman.
- Dickman sebelumnya melatih Hartlepool United setelah lama berkarier di akademi Sunderland dan Newcastle United.
- Filosofi Dickman menekankan budaya tim positif serta dominasi penguasaan bola yang ekspresif dalam bermain.
Suara.com - Mengenal Elliott Dickman Asisten John Herdman di Timnas Indonesia:
PSSI resmi mengumumkan penunjukan Elliott Dickman sebagai bagian dari staf pelatih John Herdman di Timnas Indonesia.
Pria berusia 47 tahun itu dipercaya mengisi peran penting sebagai pelatih striker.
Penunjukan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat lini serang skuad Garuda.
Dickman diharapkan mampu meningkatkan ketajaman para penyerang Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional, terdekat FIFA Series 2026.
Sebelum bergabung, Dickman berkarier di klub Inggris, Hartlepool United yang bermain di kasta kelima. Ia juga dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pemain muda.
Selama hampir dua dekade, Dickman mengabdi di akademi Sunderland. Dickman menjabat sebagai asisten manajer tim junior dari 2003 hingga 2021.
Dickman juga sempat menimba ilmu kepelatihan di akademi Newcastle United.
Awalnya, Dickman mengaku tidak pernah merencanakan karier di sepak bola senior.
Baca Juga: Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
“Saya tidak mengharapkannya, itu bukan sesuatu yang saya cari,” ujarnya dilansir dari sportsbyte
Kesempatan datang pada 2023 saat ia menggantikan Julio Arca yang dipecat usai kekalahan dari Blyth Spartans.
Sejak saat itu, Dickman mampu membawa perubahan signifikan meski tim hanya nyaris lolos ke play-off National League North.
Dickman menekankan pentingnya budaya tim dalam membangun performa.
“Saya ingin semua pemain mencintai lingkungan, budaya, dan cara kami bermain,” kata Dickman.
Menurutnya, peran manajer tim utama memberinya keleluasaan lebih dalam memilih pemain.
Berita Terkait
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
-
Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey