- Justin Hubner sangat optimistis dengan era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman, yang dinilainya punya pola pikir berbeda.
- Meski kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, Hubner tetap bangga dengan cara bermain tim yang dinilai tampil sangat baik.
- Hubner meyakini skuad Garuda bisa meraih prestasi gemilang bersama staf kepelatihan yang baru karena mereka selalu mendorong pemain ke level berikutnya.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menaruh optimisme tinggi terhadap era baru kepelatihan skuad Garuda di bawah komando John Herdman.
Menurut pandangannya, pelatih asal Inggris tersebut memiliki pola pikir yang sangat berbeda dan jauh lebih unggul dibandingkan era pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
Keyakinan ini muncul setelah Hubner merasakan langsung gaya kepemimpinan sang juru taktik yang selalu mendorong para pemainnya untuk menembus batas kemampuan.
Pernyataan lugas ini dilontarkan sang pemain bertahan saat menjawab pertanyaan dari kantor berita ANTARA di area mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam.
“Saya pikir pelatih sekarang punya pola pikir yang sangat berbeda. Dia benar-benar ingin mendorong kami ke level berikutnya,” kata Justin Hubner.
Pola pikir progresif inilah yang dinilai akan menjadi kunci utama bagi tim nasional untuk bisa meraih prestasi gemilang di masa mendatang.
"Saya rasa kami bisa meraih hal-hal bagus bersama staf ini, karena mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik," kata dia.
Pada pertandingan terakhir ajang FIFA Series 2026, Indonesia harus mengakui keunggulan tipis 0-1 dari tamunya Bulgaria.
Gol tunggal kemenangan wakil Eropa tersebut lahir melalui eksekusi penalti Marin Petkov pada menit ke-38.
Baca Juga: Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman: Timnas Indonesia Sebenarnya Lebih Baik
Kekalahan ini menempatkan skuad Garuda sebagai runner-up turnamen, sementara Bulgaria keluar sebagai tim terbaik dengan menyapu bersih dua kemenangan.
Meski harus menelan pil pahit kekalahan, bek berusia 22 tahun ini tetap merasa sangat bangga dengan cara bermain yang ditunjukkan oleh rekan-rekannya di atas lapangan.
"Tentu saja kami kalah, tapi saya pikir kami menunjukkan permainan yang sangat bagus hari ini. Kami tampil sangat baik saat menguasai bola," kata bek Fortuna Sittard tersebut.
Ia menilai tim Merah Putih secara keseluruhan mampu tampil lebih dominan, meskipun harus menerima kenyataan pahit di papan skor.
"Sayangnya mereka mendapat penalti dan mencetak gol, tapi saya rasa kami bisa bangga dengan tim ini," tambahnya.
Pada musim ini, Hubner sendiri menjadi andalan klubnya di kompetisi Eredivisie Belanda dengan torehan 21 penampilan yang diwarnai oleh dua gol serta satu assist.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Bahagia Bisa Kembali Berkumpul dengan Timnas Indonesia
-
Rapor Debut Pelatih Timnas Indonesia: Perbandingan John Herdman dengan STY dan Patrick Kluivert
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual