- Pelatih John Herdman akan mencari pemain berkualitas setelah Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026.
- Indonesia mendominasi penguasaan bola di Stadion Gelora Bung Karno, namun gagal mencetak gol akibat membentur mistar gawang.
- Herdman menekankan pentingnya pemain bermental baja demi mewujudkan target lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bakal terus berburu pemain berkualitas usai kekalahan di final FIFA Series 2026. Ia menilai Skuad Garuda membutuhkan sosok dengan hasrat besar dan mental baja untuk membawa tim ke level lebih tinggi.
Pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/03/2026) malam WIB, Timnas Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Bulgaria di hadapan puluhan ribu suporter.
Berdasarkan data Lapangbola, Indonesia mendominasi dengan 71 persen penguasaan bola, melepaskan enam tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang. Bahkan, peluang emas didapat lewat aksi Rizky Ridho dan Ole Romeny.
Namun, dua peluang tersebut belum berbuah gol karena masih membentur mistar. Sementara itu, Bulgaria mampu lebih efektif dengan menciptakan empat peluang berbahaya dari sembilan kesempatan.
Skuad Garuda akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1. Gol kemenangan Bulgaria dicetak Marin Petkov lewat titik penalti pada menit ke-37.
Usai pertandingan, Herdman menegaskan bahwa proses membangun tim masih panjang. Ia mencontohkan pengalamannya saat menangani Timnas Kanada menuju Piala Dunia 2022.
"Timnas Kanada yang saya tangani, terutama menjelang 2022, sangat berbeda dibandingkan dengan saat awal saya memulai. Ini adalah bagian dari perjalanan yang juga akan kami jalani di sini," kata John Herdman usai laga.
"Akan ada pemain yang bertahan, ada pula yang terus berjuang bersama Indonesia untuk meningkatkan kualitas tim. Namun, kami harus memenangkan pertandingan," ia menambahkan.
Herdman menekankan pentingnya menemukan pemain dengan karakter kuat yang siap berjuang untuk Merah Putih.
Baca Juga: John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
"Saya harus menemukan pemain yang memiliki hasrat besar, naluri membunuh, semangat, serta keinginan kuat untuk datang dan berjuang demi Indonesia, demi semua orang," tegasnya.
Menurutnya, tambahan pemain baru menjadi kunci untuk mewujudkan target besar lolos ke Piala Dunia 2030.
"Itu dilakukan agar kami bisa lolos ke Piala Dunia 2030. Itulah misi kami. Saya tidak bisa menyebutkan sekarang seperti apa tim impian pada tahun pertama saya di sini," jelasnya.
Ia juga berharap akan muncul talenta-talenta besar seperti yang pernah ia temukan saat melatih Kanada, termasuk Alphonso Davies, Jonathan David, dan Tajon Buchanan.
"Ketika saya membawa Kanada ke Piala Dunia, muncul pemain-pemain seperti Alphonso Davies, Jonathan David, dan Tajon Buchanan yang bermain di liga-liga top dunia. Saya rasa Indonesia baru saja memulai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
-
Usai Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Justru Doakan Skuad Garuda Bersinar di Asia
-
Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman: Timnas Indonesia Sebenarnya Lebih Baik
-
Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Selevel Tim Kelas Menengah Eropa
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi