- Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyatakan kegembiraan berkumpul kembali setelah FIFA Series 2026.
- Pertemuan terakhir timnas adalah lima bulan lalu di Arab Saudi setelah gagal lolos Piala Dunia 2026.
- Timnas kini bertekad membangun fondasi kebersamaan untuk menargetkan lolos ke Piala Dunia 2030.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali berkumpul dengan rekan-rekan setim usai menjalani dua pertandingan di ajang FIFA Series 2026.
Idzes terakhir kali bersama skuad Garuda sekitar lima bulan lalu saat tampil di Arab Saudi dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada kesempatan tersebut, Indonesia harus menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak, yang membuat langkah mereka menuju Piala Dunia 2026 terhenti.
Setelah momen tersebut, Idzes mengaku para pemain sangat merindukan kebersamaan di timnas. Mereka menantikan kesempatan untuk kembali berkumpul dan membangun mimpi baru, yakni lolos ke Piala Dunia 2030.
"Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi. Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026," kata Idzes di mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, setelah laga final FIFA Series 2026 yang berakhir kekalahan Indonesia 0-1 dari Bulgaria.
"Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang. Bisa kembali ke sini, memakai jersey ini lagi, saya sangat merindukannya," kata dia.
Kembalinya para pemain ke dalam satu skuad menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk memulai langkah baru.
Dengan target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030, kebersamaan dan kekompakan tim diharapkan menjadi fondasi utama untuk meraih prestasi di masa depan.
(Antara)
Baca Juga: Rapor Debut Pelatih Timnas Indonesia: Perbandingan John Herdman dengan STY dan Patrick Kluivert
Berita Terkait
-
Rapor Debut Pelatih Timnas Indonesia: Perbandingan John Herdman dengan STY dan Patrick Kluivert
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
-
Usai Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Justru Doakan Skuad Garuda Bersinar di Asia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Rapor Debut Pelatih Timnas Indonesia: Perbandingan John Herdman dengan STY dan Patrick Kluivert
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
-
Usai Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Justru Doakan Skuad Garuda Bersinar di Asia
-
Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman: Timnas Indonesia Sebenarnya Lebih Baik
-
Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Selevel Tim Kelas Menengah Eropa
-
Catatan Buruk Timnas Indonesia Atas Bulgaria Berlanjut usai Keok di Final FIFA Series 2026
-
Nasib Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Dikalahkan Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Alasan John Herdman Tak Mainkan Dony Tri dan Beckham Putra Sejak Awal