- Debut Shin Tae-yong di Timnas Indonesia diwarnai kekalahan 1-3 dari Oman pada 2021, namun ia sukses membangun fondasi tim di tengah masa pandemi Covid-19.
- Patrick Kluivert menjalani debut berat di Kualifikasi Piala Dunia dan menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia dengan total torehan 3 kemenangan dari 8 laga.
- John Herdman mencatatkan debut paling cemerlang dengan membawa Skuad Garuda menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno.
Suara.com - Perdebatan mengenai siapa sosok pelatih Timnas Indonesia yang memiliki catatan Laga Debut paling cemerlang selalu menjadi topik panas di kalangan penggemar.
Nama juru taktik anyar John Herdman kini mulai sering disandingkan dengan dua pendahulunya yang sarat pengalaman yakni Shin Tae-yong dan juga Patrick Kluivert.
Ketiga pelatih top tersebut sejatinya memulai kiprah awal mereka bersama skuad Garuda dalam situasi serta kondisi tantangan yang sangat berbeda.
Shin Tae-yong bisa dikatakan mengawali langkahnya di kursi kepelatihan tim nasional dengan menghadapi rintangan yang paling berat.
Arsitek asal Korea Selatan tersebut harus meramu dan membangun kekuatan tim tepat di tengah pembatasan ketat akibat pandemi Covid-19.
Pertandingan perdana sang pelatih bersama tim nasional senior tercatat terjadi saat mereka menantang kekuatan Oman pada tahun 2021 silam.
Pada laga uji coba tersebut, pasukan Merah Putih terpaksa harus mengakui keunggulan tim lawan setelah menelan kekalahan dengan skor 1-3.
Meskipun mengawali langkah dengan hasil minor, ia secara perlahan sukses membangun fondasi skuad yang solid hingga mencatatkan 26 kemenangan dari total 57 pertandingan.
Kisah yang sangat berbeda dialami oleh Patrick Kluivert yang datang ke Tanah Air dengan memikul beban ekspektasi super tinggi dari publik.
Baca Juga: Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
Legenda hidup sepak bola Belanda tersebut langsung dihadapkan pada jadwal neraka di ajang kompetitif sekelas Kualifikasi Piala Dunia.
Pertandingan perdananya harus berakhir dengan sangat pahit usai skuad Garuda digilas tanpa ampun oleh Australia dengan skor telak 1-5.
Selama masa kepemimpinannya yang terbilang singkat dalam delapan laga, ia hanya mampu mempersembahkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan menderita empat kekalahan.
Di sisi lain, catatan debut yang paling meyakinkan justru berhasil ditorehkan oleh pelatih anyar asal Inggris pada bulan ini.
Ia sukses mengantarkan tim asuhannya menang telak 4-0 saat menjamu perlawanan Saint Kitts and Nevis pada ajang ekshibisi internasional.
Bermain di bawah dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno tentu menjadi sebuah keuntungan psikologis tersendiri bagi kesuksesan langkah awalnya tersebut.
Berita Terkait
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi