Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:57 WIB
Para pemain Timnas Indonesia menjalani latihan intensif jelang menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 di Jakarta. [Dok. KitaGaruda]
Baca 10 detik
  • Eksperimen taktik pelatih John Herdman di FIFA Series 2026 menunjukkan peta persaingan skuad Timnas Indonesia.
  • Tiga pemain, termasuk kiper Nadeo dan Cahya, serta striker Jens Raven, tidak mendapat menit bermain sepanjang turnamen.
  • Herdman memprioritaskan kiper dengan pengalaman Eropa seperti Paes dan Audero dibandingkan yang bermain di liga domestik.

Suara.com - Eksperimen taktik yang dilakukan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman dalam dua laga awal FIFA Series 2026 memberikan gambaran jelas mengenai peta persaingan di dalam skuad.

Meski Skuad Garuda berhasil memetik hasil positif saat bersua St Kitts and Nevis dan memberikan perlawanan sengit melawan Bulgaria, tidak semua pemain yang dipanggil mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi di lapangan hijau.

Tercatat ada tiga nama yang harus puas menjadi penonton dari bangku cadangan sepanjang turnamen tersebut.

Mereka adalah duo penjaga gawang Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi, serta penyerang muda Bali United, Jens Raven.

Sektor penjaga gawang menjadi area yang paling terlihat perubahannya. Dari empat kiper yang diboyong Herdman, sang pelatih tampaknya lebih memprioritaskan pemain yang merumput di kompetisi luar negeri untuk mengawal gawang Indonesia dalam agenda penting ini.

Pada pertandingan pembuka melawan St Kitts and Nevis, John Herdman memercayakan posisi utama kepada Maarten Paes.

Kiper andalan Ajax Amsterdam tersebut tampil solid dan berhasil mengukir catatan clean sheet dalam kemenangan telak 4-0.

Strategi rotasi kemudian diberlakukan pada laga final melawan Bulgaria, di mana giliran Emil Audero yang turun sebagai starter.

Meski tampil apik, gawang Audero akhirnya harus bobol satu kali melalui eksekusi penalti Marin Petkov yang memastikan kemenangan tipis bagi lawan.

Baca Juga: Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia

Kondisi ini membuat Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi belum berhasil menembus hierarki utama.

Walaupun keduanya tampil konsisten di Super League musim ini, Herdman tampaknya masih ingin memantapkan transisi pertahanan dengan kiper yang memiliki pengalaman di level tertinggi Eropa.

Di lini serang, situasi Jens Raven tergolong unik. Penyerang Bali United berusia 20 tahun ini sebenarnya bukan pilihan utama sejak awal pemusatan latihan.

Ia baru dipanggil secara mendadak untuk menggantikan Mauro Zijlstra yang terpaksa dicoret akibat cedera.

Zijlstra sendiri sempat mencuri perhatian publik dengan mencetak gol debut saat Indonesia melumat St Kitts and Nevis.

Sayangnya, cedera yang didapatnya dalam laga tersebut membuka jalan bagi Jens Raven untuk bergabung dengan tim menjelang partai final kontra Bulgaria.

Load More