- Sandy Walsh berpeluang besar mencetak sejarah sebagai pemain asal Indonesia pertama yang sukses menjuarai kasta tertinggi Liga Thailand.
- Buriram United hanya butuh satu poin lagi untuk kunci gelar usai ditahan imbang 2-2 oleh Ratchaburi FC pada laga krusial akhir pekan lalu.
- Bek Timnas Indonesia itu tampil selama 82 menit di laga tersebut, mencatatkan penampilan ke-15 nya pada kompetisi domestik musim ini.
Suara.com - Penggawa Timnas Indonesia yakni Sandy Walsh selangkah lagi akan menorehkan tinta emas di kompetisi elite kawasan Asia Tenggara.
Bek kanan andalan skuad Garuda ini bersiap membawa klubnya saat ini, Buriram United, untuk merengkuh trofi kasta tertinggi Liga Thailand musim 2025/2026.
Meskipun pesta perayaan gelar juara sempat tertunda saat bertandang ke markas Ratchaburi FC, peluangnya untuk mencetak rekor fantastis tersebut masih sangat terbuka lebar.
Saat ini, tim raksasa asal Negeri Gajah Putih tersebut telah mengoleksi 63 poin dari total 25 pertandingan yang sudah dilakoni.
Mereka secara matematis hanya membutuhkan tambahan satu poin saja pada laga berikutnya untuk mengunci gelar juara secara mutlak.
Pesaing terdekat mereka seperti Port FC dipastikan sudah sangat kesulitan untuk mengejar perolehan poin di sisa kompetisi musim ini.
Sementara itu, tim kuat lainnya yakni Bangkok United juga masih tertinggal cukup jauh di papan klasemen sementara.
Kepastian gelar juara ini sebenarnya bisa saja dirayakan lebih cepat andai mereka mampu mengamankan poin penuh di Ratchaburi Stadium.
Klub yang dibela oleh pemain keturunan Belanda ini sejatinya sempat unggul cepat melalui gol Bissoli pada menit kedelapan.
Baca Juga: Satu-satunya Wakil Indonesia, Sandy Walsh Bawa Buriram United Dekati Perempat Final ACL Elite
Namun, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat aksi Gleyson pada menit ke-21 yang bertahan hingga waktu turun minum tiba.
Memasuki babak kedua, tim tamu kembali memimpin papan skor berkat gol krusial dari pemain lokal Narubadin Weerawatnodom.
Harapan untuk segera mengangkat trofi juara tampak semakin dekat ketika keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga menit ke-88.
Sayangnya, kelengahan di menit akhir membuat Jesse Curran sukses mencetak gol penyama kedudukan yang memupus kemenangan di depan mata.
Dalam pertandingan dengan tensi tinggi tersebut, sang pemain pilar Merah Putih dipercaya tampil mengawal pertahanan selama 82 menit.
Perannya di atas lapangan hijau kemudian digantikan oleh bek sayap legendaris Thailand, Theerathon Bunmathan.
Berita Terkait
-
Siapa Pengganti Dean James di Laga Timnas Indonesia vs Kitts and Nevis?
-
Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026
-
Taktik 3 Bek John Herdman Butuh Fisik Ekstra, 10 Wingback Gahar Siap Bersaing di Timnas Indonesia
-
Kegilaan Sandy Walsh, Sukses Catatkan Back to Back Level Asia di Tingkat Klub
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia