Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 April 2026 | 12:46 WIB
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto (Instagram/timnasfutsal)
Baca 10 detik
  • Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membantah adanya perselisihan pribadi dengan pelatih Thailand, Rakphol Sainetngam, saat gelaran Piala AFF.
  • Souto menegaskan hubungan antar pelatih profesional dan menghormati kualitas tim Thailand sebagai favorit juara di turnamen ini.
  • Isu konflik tersebut muncul setelah Indonesia sukses melaju ke babak semifinal di Nonthaburi, Thailand, beberapa waktu lalu.

Suara.com - Isu tak sedap menghampiri pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, yang dikabarkan berselisih dengan pelatih Thailand, Rakphol Sainetngam alias Coach Mee. Menanggapi kabar tersebut, Souto justru mengaku kebingungan.

Menurutnya, hubungan antar pelatih di level internasional berjalan profesional dan saling menghargai.

Ia bahkan menyinggung pelatih Timnas Futsal Vietnam, Diego Giustozzi, sebagai salah satu juru taktik berkualitas di kawasan Asia.

"Saya pikir kami memiliki Coach Diego Giustozzi, kami memiliki Coach Mee, kami memiliki pelatih yang sangat bagus di semua tim nasional," kata Souto kepada awak media.

"Kami memiliki pelatih yang sangat bagus di Piala Asia 2026, SEA Games 2025, dan di seluruh dunia," lanjutnya.

Pernyataan ini muncul tak lama setelah Souto sukses membawa Timnas Futsal Indonesia melangkah ke semifinal Piala AFF Futsal 2026. Kepastian itu diraih usai kemenangan tipis 1-0 atas Malaysia di Nonthaburi.

Meski tengah berada dalam tren positif, Souto mengaku heran dengan kabar miring yang beredar di media Thailand.

Ia menilai isu tersebut tidak berdasar dan cenderung dibuat-buat. Souto menegaskan tidak memiliki masalah dengan siapa pun.

"Saya akan menghadapi pertandingan seperti biasa. Saya tidak memiliki situasi khusus dengan Coach Mee. Itu sesuatu yang kalian ciptakan," ujarnya.

Baca Juga: 2 Kekuarangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

"Saya sangat terkejut media resmi Thailand memposting hal tersebut. Ini benar-benar berita buruk, seperti mencoba membuat sesuatu yang tidak terjadi," sambungnya.

Souto juga mempertanyakan tujuan munculnya isu tersebut dan menilai hal itu tidak masuk akal.

"Saya tidak tahu apa tujuan utama pers Thailand membicarakan hal ini. Ini tidak masuk akal dan saya pikir berkembang dari pihak kalian," tegasnya.

Di sisi lain, Thailand yang ditangani Coach Mee juga tampil solid. Mereka finis sebagai runner-up Grup A dan memastikan tiket ke semifinal.

Souto menegaskan hubungannya dengan pelatih Thailand tersebut tetap baik.

"Hubungan saya dengan Coach Mee normal, begitu juga dengan pelatih lain. Saya sangat menghormati futsal Thailand. Dari 18 edisi Piala AFF, mereka memenangkan 16 gelar. Jadi mereka adalah favorit," jelasnya.

Load More