- Striker Bali United, Jens Raven, mendapatkan panggilan perdana memperkuat tim nasional senior Indonesia setelah perjalanan karier yang dinamis.
- Pemain berusia 20 tahun tersebut merasa sangat terharu karena pemanggilan ini mewujudkan impian masa kecilnya sebagai pesepak bola profesional.
- Meskipun telah dipanggil, Jens Raven belum mendapatkan kesempatan bermain dalam laga internasional melawan Bulgaria di ajang FIFA Series.
Suara.com - Momen pemanggilan perdana ke tim nasional senior selalu menjadi pengalaman spesial. Hal inilah yang dirasakan oleh striker Bali United, Jens Raven, yang tak kuasa menahan emosinya saat menerima kabar tersebut.
Bagi pemain berusia 20 tahun itu, panggilan ini bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebuah impian masa kecil yang akhirnya menjadi kenyataan. Ia bahkan mengaku sampai meneteskan air mata haru.
"Saya harus menitikkan sedikit air mata. Ini benar-benar mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan," ujar Raven dikutip dari media Belanda, AD.
Perjalanan Raven menuju titik ini memang berlangsung sangat cepat dan penuh liku.
Ia menceritakan bagaimana proses kepindahannya dari Belanda ke Bali United terjadi dalam sekejap, sebuah pengalaman yang ia gambarkan bak roller coaster.
"Itu benar-benar seperti roller coaster. Setelah satu minggu negosiasi, saya menandatangani kontrak di Jakarta dan hidup saya tiba-tiba berpindah ke belahan dunia lain," kata Raven.
Keputusan besar itu juga menuntut pengorbanan, di mana ia harus meninggalkan semua yang telah ia kenal di tanah kelahirannya.
"Saya meninggalkan lingkungan yang sudah terbiasa bagi saya, dan semua orang yang saya sayangi tidak lagi bisa saya temui. Perbedaan waktu juga ikut berpengaruh," tegas Raven.
Namun, semua pengorbanan itu kini mulai terbayar. Penampilan apiknya di akademi FC Dordrecht menjadi awal mula perjalanannya bersama Garuda yang membawanya melalui timnas U-20, U-23, hingga akhirnya kini mencapai level senior.
Baca Juga: Cetak Brace dan Jadi Kapten, 2 Fakta Debut Putu Ekayana Bersama Timnas Indonesia U-17
"Jika kesempatan seperti itu datang, tentu Anda harus mengambilnya dengan kedua tangan," tutur Raven.
Ia pun menceritakan detik-detik saat menerima kabar pemanggilan tersebut. Sebuah momen tak terduga yang membuatnya sangat bahagia hingga langsung menghubungi keluarganya.
"Saya sedang duduk di bangku, lalu tiba-tiba mendapat pesan undangan. Saya tidak tahu harus bagaimana, saya sangat senang dan langsung menghubungi keluarga," katanya lagi.
Kini dengan mentalitas tanpa beban, Raven bertekad untuk membuktikan kualitasnya dan berharap bisa mendapatkan menit bermain di panggung internasional.
"Saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Saya berharap bisa mendapatkan menit bermain dan akan mempersiapkan diri seperti di Bali United," pungkasnya.
Sayangnya meski mendapatkan panggilan dari John Herdman, Jens Raven masih belum diturunkan Ketika Timnas Indonesia melawan Bulgaria di FIFA Series 2026.
Berita Terkait
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Kartu Merah Tak Hentikan Persib! Klok Bongkar Rahasia Kemenangan Maung Bandung
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi
-
The Odyssey: Mengapa Kita Suka Menghakimi Film sebelum Nonton?
-
Profil dan Harta Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota BPK yang Rumahnya Digeledah KPK
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Bagus di Official Store Shopee, Solusi Instan Tutupi Uban
-
Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka
-
Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas
-
Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya
-
My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan