- Simon Grayson bergabung menjadi asisten John Herdman di Timnas Indonesia setelah menerima tawaran telepon tak terduga yang ia terima usai melatih di India dan Nepal.
- Meski belum pernah bertemu langsung sebelumnya, Grayson mengaku langsung memiliki kecocokan (chemistry) profesional dengan Herdman.
- Grayson memulai debutnya di FIFA Series 2026 dan menyatakan sangat menikmati pengalaman tersebut, terutama karena militansi suporter Timnas Indonesia.
Suara.com - Kehadiran mantan manajer klub kasta tertinggi Inggris, Sunderland, Simon Grayson, dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia menjadi angin segar bagi proyek besar skuad Garuda.
Grayson resmi mengemban tugas sebagai asisten pelatih mendampingi John Herdman untuk membawa performa Indonesia ke level yang jauh lebih tinggi di panggung internasional.
Dalam pengakuan terbarunya, sosok yang pernah menukangi Sunderland pada 2017 ini membocorkan bahwa keputusannya untuk bergabung terjadi lewat alur yang sangat unik dan tidak terduga.
Telepon "Acak" yang Mengubah Karier
Proses Grayson menjadi tangan kanan John Herdman bermula dari sebuah kontak telepon yang datang saat ia baru saja menyelesaikan kiprah melatih di wilayah Asia Selatan, yakni India dan Nepal.
Ia menjelaskan bahwa tawaran tersebut datang melalui perantara yang mengenal baik sosok Herdman.
“Saya tiba-tiba mendapat telepon dari seseorang yang mengenal John Herdman,” tutur Grayson kepada media Malaysia, Stadium Astro.
Dalam percakapan tersebut, Herdman menyampaikan ketertarikannya untuk mengajak Grayson berkolaborasi dalam kapasitas yang belum pernah ia jalani selama karier panjangnya.
“Dan dia bertanya apakah saya ingin pergi dan bergabung dengan staf pelatih dalam kapasitas yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” sambungnya menjelaskan detail tawaran tersebut.
Baca Juga: Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
Chemistry Instan Tanpa Pertemuan Tatap Muka
Hal yang paling menarik dari kerja sama ini adalah fakta bahwa Grayson dan Herdman belum pernah bertemu secara langsung sebelumnya.
Mereka hanya melakukan percakapan jarak jauh yang cukup singkat namun langsung membuahkan kesepakatan profesional.
“Ini hanya percakapan acak karena saya belum pernah bertemu John sebelumnya,” ungkapnya mengenai awal mula chemistry mereka.
Meskipun baru pertama kali bekerja sebagai asisten pelatih, Grayson tidak membutuhkan waktu lama untuk memutuskan langkah selanjutnya.
“Ya, kenapa tidak?” ujar Grayson mengenai jawaban singkat namun tegasnya saat menerima pinangan tersebut.
Berita Terkait
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur