- Gol pembuka Dewa United oleh Alex Martins memicu protes keras karena bola dari Alexis Messidoro diduga kuat sudah keluar garis lapangan sebelum terjadinya gol.
- Fans Persib Bandung meluapkan kekecewaan di media sosial TikTok, menyindir kinerja wasit dan kegagalan teknologi VAR yang dianggap tidak adil.
- Meski tertinggal kontroversial, Persib sukses memaksakan hasil imbang 2-2 berkat gol Thom Haye dan Andrew Jung setelah Dewa United bermain dengan 10 orang.
Suara.com - Pertandingan sengit antara Dewa United melawan Persib Bandung di ajang Super League menyisakan polemik panas terkait keabsahan gol pembuka tuan rumah.
Kontroversi mencuat setelah tayangan ulang televisi memperlihatkan bola diduga kuat sudah melewati garis lapangan sebelum berbuah gol bagi Banten Warriors.
Insiden krusial ini sontak memicu gelombang protes dari Bobotoh yang mempertanyakan integritas wasit serta efektivitas penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di lapangan.
Kronologi Gol Kontroversial Alex Martins
Petaka bagi lini pertahanan skuad Maung Bandung bermula pada menit ke-24 saat striker asal Brasil, Alex Martins, sukses mengoyak jala gawang tim tamu.
Proses gol tersebut diawali dari sebuah skema serangan cepat yang diakhiri dengan umpan silang matang dari kaki Alexis Messidoro menuju mulut gawang.
Namun, perdebatan meledak di dunia maya karena bola umpan dari Messidoro terlihat jelas sudah keluar sepenuhnya dari garis permainan sebelum disambar oleh Alex.
Keputusan wasit yang tetap mengesahkan gol tersebut langsung menjadi bulan-bulanan para pendukung setia Persib Bandung di berbagai platform media sosial.
Kritik tajam salah satunya membanjiri kolom komentar akun TikTok @indonesianunscripted yang mengunggah potongan video insiden tersebut.
Baca Juga: Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Reaksi Keras dan Sindiran Bobotoh
"Wasit na kumaha?" tulis seorang pengguna TikTok mempertanyakan kinerja pengadil lapangan.
Kekecewaan suporter semakin memuncak karena teknologi VAR yang seharusnya menjadi solusi justru dianggap gagal mengoreksi kesalahan kasatmata tersebut.
"VAR is FAIR ganti jadi VAR no FAIR," timpal suporter lainnya dalam kolom komentar unggahan akun TikTok @indonesianunscripted.
Terlepas dari kontroversi gol pembuka itu, Dewa United sejatinya sempat tampil mendominasi dan menggandakan keunggulan lewat Ricky Kambuaya pada menit ke-61.
Momentum pertandingan di Banten International Stadium ini baru berubah drastis setelah pencetak gol pertama, Alex Martins, diusir keluar lapangan pada menit ke-63 akibat kartu kuning kedua.
Berita Terkait
-
Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United
-
Alasan Duel PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Dipindahkan ke Bali
-
Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk
-
Borneo FC Mengintai, Bojan Hodak Santai: Persib Nomor Satu, Mereka yang Tertekan!
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
3 Pemain Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Promosi ke Liga Papan Atas Bareng Klubnya
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United
-
Borneo FC Mengintai, Bojan Hodak Santai: Persib Nomor Satu, Mereka yang Tertekan!