Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 08:37 WIB
Pelatih Persib, Bojan Hodak bersama pemainnya Eliano Reijnders. [Suara.com/Rahman]
Baca 10 detik
  • Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United di Banten International Stadium pada Senin, 20 April 2026.
  • Persib berhasil mengejar ketertinggalan dua gol melalui penalti Thom Haye dan Andrew Jung pada babak kedua.
  • Hasil imbang tersebut menempatkan Persib tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan total 65 poin.

Suara.com - Persib Bandung hanya mampu meraih satu poin, setelah bermain imbang dengan Dewa United 2-2 pada pertandingan tandang BRI Super League 2025/2026.

Pada pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), Persib sempat tertinggal lebih dulu dua gol, lewat Alex Martins Ferreira (24') dan Ricky Kambuaya (61').

Persib akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui penalti Thom Haye (77') dan Andrew Jung 86'. 

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengatakan secara permainan pertandingan pekan ke-28 ini sangat menarik. Karena kedua kesebelasan saling menyerang dan empat gol tercipta. 

Namun, sayangnya pertandingan tersebut digelar tanpa penonton, sehingga atmosfer pertandingannya berbeda dari biasanya. 

"Saya rasa itu adalah pertandingan yang menarik untuk ditonton. Sayangnya tidak ada penonton (di stadion)," kata Bojan Hodak usai laga. 

"Tetapi orang-orang yang membayar untuk menonton saya pikir mereka senang dengan pertandingannya. Menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik," jelasnya. 

Mengenai penampilan anak asuhnya pada laga tersebut, Bojan Hodak, menyoroti lini pertahanan timnya yang melalukan beberapa kesalahan.

Sehingga, kesalahan yang dilakukan oleh barisan pertahanan skuad Maung Bandung dapat dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.

Baca Juga: Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United

Salah satunya saat gol pertama, saat itu anak asuhnya terdiam karena menganggap bola sudah keluar lapangan atau out.

"Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi," ucapnya. 

"Beberapa, seperti gol pertama itu seperti kekanak-kanakan, kami berhenti bermain karena semua orang mengira 'bola keluar', tetapi bola baru dinyatakan keluar ketika wasit mengatakannya," ujarnya. 

Kemudian gol kedua Dewa United yang diciptakan oleh Ricky Kambuaya, menurut Bojan Hodak tercipta berawal dari kesalahan individu pemainnya. 

"Dan kemudian setelah ini juga gol kedua adalah satu kesalahan individu," ucapnya.

Sedangkan dalam penyerangan, pelatih asal Kroasia ini menilai anak asuhnya bermain cukup bagus, karena setelah tertinggal dua gol akhirnya bisa menyamakan menjadi 2-2.

Load More