Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 13:31 WIB
Bojan Hodak dan Eliano Reijnders beri reaksi emosional usai ribuan Bobotoh sambut Persib di Banten meski laga kontra Dewa United digelar tanpa penonton di stadion. [Dok. Suara.com/Rahman]
Baca 10 detik
  • Ribuan Bobotoh di Banten melakukan pengawalan luar biasa bagi skuad Persib Bandung meski laga pekan ke-28 di Banten International Stadium digelar tanpa penonton.
  • Bojan Hodak merasa bermain di stadion kosong adalah kerugian dan pengalaman terburuk karena Persib sudah terbiasa dengan atmosfer penonton yang penuh.
  • Eliano Reijnders mengaku sangat terkesan dengan fanatisme Bobotoh di jalanan dan sudah tidak sabar untuk kembali tampil di hadapan pendukung saat menjamu Arema FC di GBLA.

Suara.com - Skuad Persib Bandung merasakan gelombang dukungan yang sangat masif dari masyarakat dan Bobotoh di Banten saat melakoni laga tandang kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Meski duel kontra Dewa United di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026) diputuskan tanpa penonton, ribuan suporter tetap memadati jalanan demi menyambut Maung Bandung.

Pemandangan luar biasa ini memicu reaksi emosional dari pelatih Bojan Hodak dan bek sayap Eliano Reijnders yang sangat menyayangkan kesunyian di dalam stadion.

Lautan Bobotoh Kawal Skuad Maung Bandung

Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Permalukan Persib Bandung di BIS! [Dok. IG Dewa United]

Antusiasme tinggi para pendukung setia Persib di wilayah Serang dan sekitarnya sudah terlihat sejak satu hari sebelum pertandingan dimulai.

Ribuan Bobotoh menyambut kedatangan armada Pangeran Biru dan melakukan pengawalan ketat hingga tim tiba di hotel tempat menginap.

Aksi serupa kembali berulang pada hari pertandingan, di mana konvoi suporter mengantarkan bus pemain menuju stadion hingga laga berakhir.

Fenomena ini membuktikan bahwa basis pendukung Persib sangat besar dan tersebar luas hingga ke pelosok daerah di luar Jawa Barat.

Bojan Hodak mengaku sama sekali tidak terkejut dengan sambutan hangat yang diberikan oleh warga Banten kepada anak asuhnya.

Baca Juga: Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung

Bojan Hodak Lebih Suka Tekanan di Tribun

Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa kehadiran suporter merupakan elemen vital yang tidak bisa dipisahkan dari jati diri Persib.

"Saya sudah di sini tiga tahun. Sudah saya katakan, setiap kali kami bermain di kandang, mereka seperti pemain ke-12," kata Bojan Hodak usai laga yang berakhir imbang 2-2 itu.

Ia secara terang-terangan menyesali keputusan penyelenggara yang tidak mengizinkan penonton masuk ke dalam Banten International Stadium.

Menurutnya, Persib adalah tim yang justru mendapatkan energi tambahan saat bertanding di hadapan stadion yang penuh sesak.

"Bagi saya, sayangnya hari ini, saya katakan ini adalah (kerugian) bagi mereka karena kami terbiasa bermain di stadion yang penuh," ungkap Bojan.

"Ke mana pun kami pergi, selalu ada stadion yang penuh, bahkan di pertandingan tandang sekalipun," tambahnya lagi.

Bojan bahkan berpendapat bahwa mendapatkan hinaan dari suporter lawan jauh lebih baik daripada harus bermain di stadion yang sepi.

"Terkadang bahkan ketika anda pergi untuk bertanding, lawan menghina anda, itu juga bagus karena anda memiliki perasaan bahwa inilah sepakbola, tahu kan?" tegasnya.

"Jadi, perasaan terburuk sebenarnya adalah bermain tanpa penggemar," pungkas pelatih yang membawa Persib juara tersebut.

Eliano Reijnders Menanti Atmosfer Panas GBLA

Senada dengan sang pelatih, Eliano Reijnders juga merasakan adanya kekurangan atmosfer kompetisi saat tribun stadion dibiarkan kosong.

"Bagi saya, saya pikir bagi kedua tim lebih baik bermain dengan penggemar. Saya pikir bukan hanya untuk kami tapi juga untuk mereka," ujar Eliano.

Pemain yang mengenakan nomor punggung 2 ini mengaku sangat terkesan dengan pemandangan Bobotoh yang ia lihat di sepanjang jalan menuju stadion.

"Senang melihat para penggemar sebelum kami tiba di stadion," ucap pemain yang baru bergabung dengan skuad Maung Bandung tersebut.

Kini, fokus Eliano beralih sepenuhnya pada pertandingan kandang selanjutnya melawan Arema FC yang sangat dinantikannya.

"Dan saya tidak sabar menunggu pertandingan berikutnya untuk melihat Bobotoh lagi," kata Eliano menutup pembicaraan.

Latar Belakang Dukungan Fanatik di Super League

Laga pekan ke-28 antara Dewa United dan Persib Bandung memang menjadi sorotan karena status kedua tim yang menghuni papan atas klasemen.

Persib Bandung dijadwalkan akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) mendatang.

Kehadiran ribuan Bobotoh di GBLA diprediksi akan menjadi suntikan motivasi besar bagi tim untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Sinergi antara prestasi tim di lapangan dan loyalitas suporter di tribun terus menjadi kunci utama kedigdayaan Persib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kontributor : Rahman

Load More