Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 16:37 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Dok. Timnas Indonesia)
Baca 10 detik
  • Fadly Alberto dan ofisial Bhayangkara FC melakukan tindakan kekerasan fisik usai laga EPA U-20 melawan Dewa United.
  • Pelatih Persija, Mauricio Souza, menuntut pemberian sanksi tegas atas insiden brutal yang membahayakan keselamatan para pemain tersebut.
  • Souza mengimbau anak asuhnya mengontrol emosi di lapangan demi menghindari kerugian kartu akibat provokasi dan kepemimpinan wasit.

"Tapi satu hal yang saya bisa lakukan untuk mengontrol pemain saya bicara sama pemain untuk lebih kontrol, dan mereka banyak komplain dari masalah wasit, emosional," ucapnya.

"Kita juga bicara tentang wasit supaya mereka bisa di lapangan kontrol. Tapi saya bicara wasit ada di situ untuk kerja seperti kita."

"Kalau dia sudah kasih free kick atau apapun dia di dalam lapangan keputusan, kita harus tetap lakukan kerja kita. Dan saya harap kita bisa lebih baik di hal itu," tutupnya.

Load More