Bola / Bola Dunia
Selasa, 21 April 2026 | 16:43 WIB
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Legenda Brasil, Cafu, optimistis Timnas Brasil mampu menjuarai Piala Dunia 2026 guna mengakhiri puasa gelar selama dua puluh empat tahun.
  • Kehadiran pelatih Carlo Ancelotti diharapkan mampu memperkuat mental juara serta meningkatkan stabilitas lini pertahanan skuad timnas Brasil.
  • Vinícius Júnior dan Endrick diproyeksikan menjadi kunci kesuksesan Brasil dalam menunjukkan performa gemilang di ajang sepak bola dunia tersebut.

Suara.com - Legenda Brasil, Cafu, menyebut Piala Dunia 2026 sebagai momen sempurna bagi Timnas Brasil untuk kembali meraih gelar juara.

Setelah 24 tahun puasa trofi sejak 2002, Cafu optimistis generasi saat ini mampu mengakhiri penantian panjang tersebut.

“Dua puluh empat tahun setelah gelar terakhir, saya pikir ini adalah momen yang sempurna untuk Brasil,” ujar Cafu saat menghadiri Laureus Awards di Madrid, dikutip dari AFP.

Cafu juga menyoroti kehadiran pelatih anyar, Carlo Ancelotti, sebagai faktor kunci.

Menurutnya, pengalaman Ancelotti sebagai pelatih tim juara akan menambah kekuatan dan mental juara bagi skuad Samba.

Cafu menilai Brasil sudah memiliki lini tengah dan serangan yang solid, sehingga fokus utama kini adalah memperkuat pertahanan.

“Jika Brasil tidak kebobolan di Piala Dunia, mereka pasti bisa mencetak gol di setiap pertandingan,” kata Cafu.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Sorotan juga tertuju pada bintang muda Vinícius Júnior.

Cafu berharap pemain Real Madrid itu mampu menjawab kritik dan tampil gemilang di panggung dunia.

Baca Juga: Mimpi Piala Dunia 2026 Hancur! Deschamps Pastikan Hugo Ekitike Absen Bela Prancis

“Piala Dunia adalah cara terbaik untuk mengatasi kontroversi. Dalam delapan pertandingan, Vinícius punya potensi menunjukkan kualitasnya kepada dunia,” ujarnya.

Selain itu, talenta muda Endrick juga mendapat perhatian.

Cafu menilai keputusan meminjamkan Endrick ke Lyon menjadi langkah tepat untuk perkembangan sang pemain.

Di sisi lain, bursa taruhan menempatkan Brasil sebagai salah satu kandidat kuat juara, meski Spanyol masih difavoritkan.

Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pelatih berpengalaman, ambisi Brasil meraih gelar keenam semakin terbuka lebar.

Load More