- Pemindahan laga Persija vs PSIM ke Bali memberikan keuntungan teknis bagi Macan Kemayoran karena kualitas rumput Stadion Dipta sangat mendukung permainan bola pendek.
- Pelatih Mauricio Souza mengakui adanya kendala logistik karena tim harus melakukan perjalanan jauh mendadak dari Yogyakarta menuju Bali dalam waktu singkat.
- Persija Jakarta tetap mengusung motivasi tinggi demi melanjutkan tren kemenangan di Super League 2025/2026 meskipun waktu persiapan tergolong minim.
Motivasi Tinggi Macan Kemayoran
"Kita juga tidak hitung dengan perjalanan jauh ya ke Bali ini karena kita pikir kita main di Yogyakarta, Tapi waktu yang kita punya saat ini kita lakukan dengan baik," ucapnya.
Juru taktik asal Brasil tersebut menegaskan bahwa keterbatasan waktu persiapan tidak akan meruntuhkan mentalitas bertanding anak asuhnya di lapangan hijau.
Seluruh pemain saat ini dalam kondisi termotivasi tinggi untuk melanjutkan tren kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen sementara liga.
"Persiapan dan kita termotivasi dan kita tahu bagaimana penting pertandingan besok buat kita," pungkasnya.
Duel Persija vs PSIM
Pertemuan antara Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta selalu menyajikan tensi tinggi mengingat sejarah panjang kedua klub sebagai anggota pendiri federasi sepak bola Indonesia.
Laga ini menjadi krusial bagi Persija yang sedang berusaha menjaga konsistensi performa setelah meraih hasil positif di pertandingan tandang sebelumnya di Sleman.
Keamanan menjadi faktor utama otoritas memindahkan laga ke Bali guna mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok suporter di wilayah Bantul.
Baca Juga: Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung
Berita Terkait
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Jadwal Pekan ke-29 Super League, Persib Bandung Ditantang Arema FC
-
Sindir Stadion Kosong, Bojan Hodak: Lebih Baik Dihina Lawan Daripada Tanpa Suporter!
-
Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman
-
Mimpi Piala Dunia 2026 Hancur! Deschamps Pastikan Hugo Ekitike Absen Bela Prancis
-
Arsenal Terancam Gagal Juara, Arteta Dipecat? Legenda Liverpool Bilang Begini
-
Rekor Buruk yang Bayangi Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026